TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Tujuh oknum pelaku pelemparan batu ke bus Persis Solo akhirnya mendapat sanksi tegas.
Pihak manajemen Persita Tangerang melarang seluruh oknum tersebut mendatangi dan berakifitas di dalam Stadion Indomilk Arena selama seumur hidup.
“Menyambung kejadian kemarin, Panpel sudah membuat laporan Polisi dimana terdapat oknum-oknum yang telah diproses secara hukum dan sudah dilakukan penahanan. Selain itu, manajemen dan panpel akan melarang oknum tersebut untuk masuk dan beraktivitas di stadion Indomilk Arena seumur hidup,” tulisnya dikutip radarbanten.co.id dari akun Instagram @persita.official, Minggu 29 Januari 2023.
Pihak Panpel dan Kepolisian memastikan akan terus mengembangkan penyidikan terhadap kasus tersebut sampai tuntas.
“Dan kami pastikan tidak akan berhenti sampai di sini. Siapapun yang ikut ambil bagian dan terlibat dalam insiden tadi malam akan kami proses secara hukum dan kami serahkan kepada pihak Kepolisian. Kami dari pihak Manajemen, Panpel dan Kepolisian berkomitmen akan terus mengawal kasus ini,” tambahnya.
Selain itu, pemberian sanksi tegas tersebut diberlakukan agar perilaku anarkis seluruh oknum suporter tersebut dapat berubah.
“Mari kita buat sepak bola sebagai olahraga dan hiburan yang indah, jangan sampai persaudaraan tercoreng hanya karena segelintir oknum atau dalang yang ingin merusak,” pungkasnya.











