Menurutnya, isu yang ramai di media sosial itu hanyalah kekhawatiran orang-orang saja. Pihaknya juga sudah melakukan beberapa antisipasi terkait pencegahan penculikan anak, dengan melakukan sosialisasi ke setiap sekolah dasar dan taman kanak-kanak di Cirinten.
“Jadi ODGJ itu memang sudah lama, sekitar satu bulan lebih ada di Cirinten. Tapi dia gak meresahkan, sebelumnya dia ada yang ngasih makan. Tapi sekarang mungkin ga ada, makanya dia keluyuran. Tapi ga meresahkan itu juga,” ucapnya.
Kapolsek meminta kepada warga untuk selaku waspada dan tetap tenang, juga tidak langsung memviralkan berita yang belum ada kebenarannya. Ia khawatir, berita hoax yang viral akan menyebabkan ganguan kenyamanan di masyarakat sendiri.
“Untuk orang tua harus hati-hati kedepannya, tapi jangan resah, jangan takut kita juga sama memantu mengantisipasi. Namun perlu di ingat ini bukan tugas polisi saja, tapi seluruh elemen masyarakat harus terlibat dalam mengawasi dan mengantisipasi penculikan anak,” pungkasnya.
Reporter : Yusuf Permana
Editor: Abdul Rozak

