Iman mengatakan, pelaku masuk ke dalam toko melalui pintu belakang. Mereka beraksi menggunakan penutup kepala dan masker. Pintarnya, para pelaku mencabut kabel juga menghapus rekaman CCTV didalam toko.
“Jadi yang terekam itu cuma awalannya aja, pas beraksi ga ada. Dihapus sama pelaku,” ujarnya.

Ia menyebut, di dalam toko sendiri tersimpan 700 lebih paket milik pelanggan. Ratusan paket itu rencananya akan diantarkan ke tempat pelanggan pada hari ini.
“Ini kejadian yang kedua kang, tapi ini yang paling parah. Soalnya sampai paket di lantai dua ikut di-unboxing juga. Kayanya pelaku nyari barang-barang berharga,” pungkasnya.
Berdasarkan pantauan di lokasi, ratusan paket di kantor ekspedisi itu berserakan di dalam toko. Mulanya paket-paket itu tertata rapih, dan diurutkan berdasarkan wilayah pelanggan. Kini pihak kepolisian tengah melakukan olah TKP dan memeriksa beberapa orang saksi.
Reporter : Yusuf Permana
Editor : Merwanda











