Gempa Bumi M 5,2 Guncang Lebak
PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Kabupaten Lebak kembali diguncang gempa bumi, kemarin sekira pukul 07.35 WIB. BMKG (Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika) menyebutkan bahwa kejadian gempa bumi magnitudo 5,2 skala richter di Selatan Banten, tidak berpotensi tsunami.
Menurut Kepala Pusat Gempa bumi dan Tsunami BMKG, Daryono menyatakan, jenis dan mekanisme gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal yang tampaknya berasosiasi dengan bidang kontak antar lempeng di zona megathrust.
“Akibat adanya aktivitas subduksi lempeng Indo-Australia yang menunjam di bawah lempeng Eurasia. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan geser naik (oblique thrust),” katanya, dalam rilis diterima Radar Banten, Selasa (7/2).
Daryono menjelaskan, gempa bumi ini berdampak dan dirasakan di daerah Bayah, Banjarsari, dan Tamanjaya dengan skala intensitas III-IV MMI. Bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah.
“Lalu dirasakan di daerah Serang, Pandenglang, Panggarangan, Malingping, Ciptagelar, Cikeusik, Labuan, Tangerang, Panimbang dan Cinangka. Dengan skala intensitas III MMI, getaran dirasakan nyata dalam rumah, seakan truk berlalu,” katanya.
Gempa bumi juga dirasakan getarannya sampai daerah Tangerang Selatan, Bogor, Sukabumi, Tangerang, Cianjur dan Bandung Barat dengan skala intensitas II-III MMI. Getaran dirasakan nyata dalam rumah seakan akan truk berlalu.











