Sementara itu, Ketua Gugus Mitigasi Lebak Selatan (GMLS), Abah Lala mengaku merasakan gempa kemarin.
“Iya gempa lagi, kerasa lebih guncangannya dari pada yang kemarin,” kata Abah Lala kepada Radar Banten.
Namun demikian, tidak ada korban jiwa maupun rumah rusak akibat gempa itu. Abah Lala kini juga melalui relawan di Kecamatan Panggarangan tengah terus memonitoring dampak gempa itu.
“Alhamdulillah tidak ada gempa susulan, dan berdasarkan BMKG gempa itu tidak berpotensi tsunami,” pungkasnya.
Pada bagian lain, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lebak melakukan update terhadap dampak gempa bumi Magnitudo (M) 5,2 yang berpusat di Muara Binuangeun, Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak.
Kepala Pelaksana BPBD Lebak, Febby Rizki Pratama mengatakan, gempa berkedalaman 10 Kilometer (km) di bawah laut itu tidak berpotensi tsunami.
“Alhamdulillah gempa bawah laut itu tidak berpotensi tsunami, jadi warga tidak usah panik,” kata Febby. (suf-pur/air)











