“Jadi kita harus bergantian untuk bisa tidur di kasur,” tutur Torik.
Dikatakan Torik, gempa susulan sempat terjadi kembali, namun guncangannya tidak sebesar saat 6 Februari.
Kendati kondisi di Turki dalam keadaan tidak baik, namun mahasiswa asal Banten masih ingin tetap bertahan di sana untuk melanjutkan studi.
“Masih mau tetap di sini, anak Banten masih ingin melanjutkan di sini,” ujarnya. (*)










