Ia juga berpendapat bahwa organisasi untuk mahasiswa sangat penting dan tidak boleh padam.
“Mahasiswa bukan saja dituntut sebagai agen perubahan dan agen kontrol sosial tapi juga dituntut untuk dapat mengerti segala hal. Baik politik, kebijakan ekonomi dan lain sebagainya, itu semua didapatkan ketika mahasiswa terlibat aktif dalam sebuah organisasi kemahasiswaan baik internal maupun eksternal kampus,” katanya, Selasa 14 Februari 2023.
Ia mengatakan, saat mahasiswa aktif dalam organisasi kemahasiswaan mereka akan diajarkan tentang kebangsaan, diajarkan tentang kerakyatan, situasi global yang sedang berkembang bahkan akan diarahkan sesuai dengan minat dan bakat yang dimiliki mahasiswa tersebut.
“Jadi ketika ia pulang ke rumah dan terjun ditengah masyarakat berharap sudah matang dengan arti memiliki nilai akademik yang bagus dan wawasannya luas. Maka dengan beberapa alasan yang saya berikan diatas sudah menggambarkan bahwa organisasi mahasiswa sangat penting dan tak boleh padam,” ujar Mahasiswa UIN Banten ini.
Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Fasei UIN SMH Banten A Maulana Hakim Abidin mengatakan bahwa keaktifan dan kreatifitas di luar jam kuliah menjadi tuntutan penuh bagi mahasiswa jika tidak mau tertinggal.
“Metode atau cara mahasiswa mendapatkan ilmu pengetahuan, cara mendalami bidang studi yang dipilih, tidak lagi sama dengan sewaktu di sekolah. Keaktifan dan kreatifitas di luar jam kuliah menjadi tuntutan penuh jika tidak mau tertinggal,” katanya.

