Kata Rudi, dalam dua pekan pertama bertugas dirinya, harus memanfaatkan waktu luang warga yang akan didata. Tak hanya itu, harus menyiapkan plastik agar berkas tak kena air hujan. “Kemarin-kemarin musim hujan. Jadi bawa plastik dan jas hujan siap-siap,” terangnya.
Terpisah, Ketua PPS Kelurahan Cipocokjaya, Epi Saefulloh mengaku di kelurahannya terdapat 38 Pantarlih yang bertugas untuk melakukan Coklit. Saat ini pihaknya tengah mempersiapkan laporan 20 harian. “Secara riil dilapangan sudah mencapai 65 persen, sekarang sedang memasukan ke sistem e-Coklit,” katanya.
Ada beberapa kendala di lapangan yang ditemukan Petugas Pantarlih secara umum. Seperti, warga tidak ada di rumah, warga pindah tanpa mengurus surat pindah, warga meninggal tanpa mengurus kartu kuning, jam kerja warga,
“Pada saat Petugas datang, mereka bekerja, kemudian saat Pantarlih mereka sedang istirahat. Alhamdulillah yang menolak pendataan tidak ada,” tambah Efi.
Sebelumnya, Kordinator Divisi Data dan Informasi KPU Kota Serang, Nanas Nasihudin memastikan kerja Pantarlih sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan.

