TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Banten dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Teuku Muhammad Zacky berkomentar terkait tingkat pengangguran di Banten tertinggi se Indonesia.
Teuku Muhammad Zacky menyatakan keprihatinannya atas kondisi tersebut. Apalagi dia menyebutkan bahwa angka pengangguran yang semakin tinggi dapat memicu berbagai masalah sosial dan ekonomi di masyarakat, seperti kemiskinan, peningkatan kriminalitas, dan penurunan daya beli masyarakat.
“Perlu adanya tindakan yang tepat dan terukur dari pemerintah dalam menangani persoalan pengangguran ini,” ujar Teuku Zacky, Senin 8 Mei 2023.
Kata Zacky, Banten sebagai provinsi yang memiliki potensi besar di sektor industri dan pariwisata harus lebih memperhatikan pemberdayaan tenaga kerja lokal dan menciptakan lapangan kerja yang berkualitas. Hal ini dapat dilakukan dengan meningkatkan investasi di sektor-sektor yang potensial, seperti industri manufaktur, perikanan, pertanian, dan pariwisata.
Selain itu, Zacky juga menyoroti pentingnya peran pemerintah dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif. Ia menilai bahwa adanya perizinan dan regulasi yang jelas serta stabilitas kebijakan yang terjamin dapat meningkatkan minat investor untuk berinvestasi di Banten.
“Nah, dengan adanya investasi yang berkualitas, diharapkan dapat menciptakan lapangan kerja baru dan mengurangi tingkat pengangguran di Banten,” ucap Zacky yang juga Ketua PKS Muda Kabupaten Tangerang ini.
Teuku Muhammad Zacky mengajak masyarakat untuk terlibat dalam mengatasi persoalan pengangguran ini. Ia mengatakan bahwa masyarakat dapat berperan aktif dalam menciptakan lapangan kerja dengan membuka usaha kecil dan menengah, mengembangkan koperasi, serta meningkatkan kualifikasi dan kompetensi diri untuk memperoleh pekerjaan yang lebih baik.
“Semoga dengan adanya dukungan dari semua pihak, persoalan pengangguran dapat diatasi,”pungkas Zacky
Diketahui dari Badan Pusat Statistik (BPS) bahwa tingkat pengangguran di Indonesia mencapai 5,45 persen dan Banten menjadi provinsi dengan persentase tertinggi, yakni 7,97 persen.
Reporter: Mulyadi
Editor: Ahmad Lutfi

