TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Tangerang telah mendaftarkan 50 bakal calon legislatif (bacaleg) ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tangerang dengan menaiki 30 becak, Jumat, 12 Mei 2023. Bukan tanpa alasan becak dijadikan alat transportasi mereka menuju kantor KPU Kota Tangerang. Filosofi menaiki becak sebagai bukti bahwa PAN serius untuk membantu rakyat.
Ketua DPD PAN Kota Tangerang Dwiki Ramadhani mengatakan, PAN hadir melebur menjadi satu bersama rakyat sesuai dengan tagline PAN, yaitu membantu rakyat. “Filosofis kami datang menggunakan becak sebagai bukti bahwa PAN serius untuk membantu rakyat. Dan, kita ingin menunjukan khusus kepada masyarakat Kota Tangerang berpolitik riang-gembira karena dua tahun kita dilanda Covid-19 begitu pesan Ketua Umum PAN,” ujar Dwiki.
Untuk itu, lanjutnya, PAN hadir dengan konsep tema urban culture dengan harapan menjadi tahap awal dan semangat untuk melek berpolitik dan membantu rakyat. Dwiki yang juga menjabat sebagai Anggota DPRD Kota Tangerang termuda ini berpesan dan berharap kepada seluruh kader PAN terutama para bacaleg, agar mengedepankan politik santun dan tidak memecah belah. Sehingga PAN menjadi peserta Pemilu yang baik.
Sebanyak 50 bacaleg yang siap menjadi wakil-wakil masyarakat di Kota Tangerang ini memiliki berbagai macam latar belakang, kalangan, maupun profesi. “Selain itu, bacaleg kita rata-rata kaum milenial, tersebar di hampir semua dapil, sekitar 40 persen,” ungkap putra Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten Tabrani ini.
Ia berpesan kepada kader PAN agar partai besutan Zulkifli Hasan ini bisa menjadi pemenang. Untuk itu, pihaknya meminta doa serta dukungan masyarakat Kota Tangerang.
Saat ini, PAN Kota Tangerang sendiri memiliki tiga kursi di DPRD Kota Tangerang. Pada Pemilu 2024 nanti, Dwiki menargetkan dapat meraih enam kursi legislatif dengan semangat para kadernya serta dukungan masyarakat Kota Tangerang.
Pada kesempatan itu, Dwiki juga menyatakan kesiapannya maju sebagai Bacaleg DPR-RI asal dapil Banten III. “Saya maju ke DPR-RI karena amanat partai. Sebagai kader, saya harus patuh terhadap keputusan partai. Untuk itu, saya minta doanya,” tutur Dwiki.
Reporter: Rostinah











