TANGSEL, RADARBANTEN.CO.ID-Seorang warga Kota Tangerang Selatan atau Tangsel bernama Bunga, viral di media sosial usai curhat anaknya terkena infeksi saluran pernapasan akut atau ISPA akibat pembakaran sampah di belakang RSUD Kota Tangsel.
Melalui akun instagramnya @ambonsicily, Bunga membagikan cerita, bahwa anaknya bernama Raya terpaksa dilarikan ke RS Eka Hospital, BSD Serpong karena sesak nafas. Berdasarkan diagnosa dokter, anaknya terkena ISPA.
“Ini dia diagnosis Raya, dan lihat di box kiri suhu normal, saturasi juga, tapi kenyataannya dia sesak seperti orang terengah-engah naik tangga, dan dadanya (bagian ulu hati) tampak cekungan!. Raya bukan anak pengidap Asma, cuma bayangkan kalau yang memilki kecenderungan asma, bagaimana sesaknya itu. Semoga cepat tertangani dan tidak menjadi wabah,” tulisnya di instastory miliknya, 24 jam yang lalu.
Dia menuduh penyakit ISPA yang dideritanya itu karena sering menghirup asap pembakaran sampah yang lokasinya di belakang rumahnya, tidak jauh dari RSUD Kota Tangsel. Dia mengkritik Pemkot Tangsel yang belum menindak pembakaran sampah di belakang RSUD Kota Tangsel dengan turut menyebut akun Instgram Walikota Tangsel Benyamin Davnie, akun instagran Pemkot Tangsel dan sejumlah akun instagram lainnya hingga viral.
“Pak @walikota tangsel mohon ditindak dong, pak!. Bagaimana udara kita tidak buruk. Anak saya sedang di rawat RS. Eka Hospital karena terkena ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan) dan jelas karena udara yang buruk disini, dan juga beberapa teman sekolahnya serta anak-anak penerus bangsa lainnya yang tinggal di Tangsel. Semangat sekolahnya sangat besar, harus terhambat karena udara yang tak layak!. Semoga bapak bisa membuat tindakan yang tegas dan segera ya pak!! @wargatangsel @info.pamulang @tangsel.info @tangsel.life,” tulisnya di instastory miliknya, 24 jam yang lalu.
Reporter: Syaiful Adha
Editor : Merwanda












