TANGSEL, RADARBANTEN.CO.ID – Kondisi kesehatan Raya, anak yang terkena Ispa akibat pembakaran sampah di Kota Tangsel kini mulai membaik.
Ia telah diperbolehkan pulang dari RS Eka Hospital, BSD Serpong pada Rabu 2 Agustus 2023.
Menurut Bunga, ibu kandung Raya, meski telah diperbolehkan pulang, anaknya tetap harus memknjmt obat yang diberikan dokter rumah sakit. Selain itu Raya juga harus menjalani rawat jalan melakukan medical check up di hari Sabtu ini.
“Alhamdulilah udah seger banget sih, udah gak perlu di uap lagi, tapi masih ada batuk berlendir. Ada obat dan antibiotik yang harus diminum,” ungkap Bunga, Kamis 3 Agustus 2023.
Bunga mengatakan, selama masa penyembuhan ini, Raya terpaksa tidak bersekolah selama satu minggu. “Iya betul Raya gak sekolah dulu selama seminggu,” jelasnya.
Menurut Bunga, ia melarikan Raya ke rumah sakit pada Minggu 31 Juli 2023. Raya dirawat intensif selama 5 hari 4 malam.
Diketahui, Bunga Melalui akun instagramnya @ambonsicily, membagikan cerita Raya harus dilarikan ke RS Eka Hospital, BSD Serpong karena kerap menghirup asap pembakaran sampah yang lokasinya dibelakang rumahnya, tidak jauh dari RSUD Kota Tangsel.
Ia mengkritik Pemkot Tangsel yang belum menindak pembakaran sampah di belakang RSUD Kota Tangsel dengan turut memention akun Instagram Walikota Tangsel Benyamin Davnie, akun Instagram Pemkot Tangsel dan sejumlah akun instagram lainnya hingga viral.
“Pak @walikota tangsel mohon ditindak dong, pak!. Bagaimana udara kita tidak buruk. Anak saya sedang di rawat RS. Eka Hospital karena terkena ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan) dan jelas karena udara yang buruk disini, dan juga beberapa teman sekolahnya serta anak-anak penerus bangsa lainnya yang tinggal di Tangsel. Semangat sekolahnya sangat besar, harus terhambat karena udara yang tak layak!. Semoga bapak bisa membuat tindakan yang tegas dan segera ya pak!! @wargatangsel @info.pamulang @tangsel.info @tangsel.life,” tulisnya di instastory miliknya, 24 jam yang lalu.
Bunga juga membagikan hasil diagnosa anaknya, dimana dokter mendiagnosis anaknya terkena Ispa, padahal sebelumnya anaknya bukanlah pengidap asma.
“Ini dia diagnosis Raya, dan lihat di box kiri suhu normal, saturasi juga, tapi kenyataannya dia sesak seperti orang ter engah-engah naik tangga, dan dadanya (bagian ulu hati) tampak cekungan!. Raya bukan anak pengidap Asma, cuma bayangkan kalau yang memilki kecenderungan asma, bagaimana sesaknya itu. Semoga cepat tertangani dan tidak menjadi wabah,” jelasnya.
Reporter: Syaiful Adha
Editor: Abdul Rozak











