“PB ESI berharap kerja sama dengan dunia pendidikan seperti yang telah dilakukan oleh PB ESI bersama Akademi Garudaku dengan perguruan tinggi-perguruan tinggi terkemuka di Indonesia sejak Liga Esports Nasional Pelajar tahun lalu, serta sinergi Moonton dan Institut Perbanas yang dikukuhkan hari ini dapat menjadi inspirasi untuk terbangunnya kolaborasi serupa demi peningkatan intelektualitas dan intelegensia pelaku esports, baik untuk kepentingan saat ini atau ketika mereka telah purna tugas nanti,” ujar Ketua Bidang Hubungan Masyarakat dan Komunikasi PB ESI Ashadi Ang.
“Pendidikan adalah bekal yang sangat berharga dan wajib menjadi pertimbangan utama bagi seluruh ekosistem esports Indonesia,” sambungnya.
Rektor Perbanas Institute, Hermanto Siregar mengatakan, Perbanas ke depannya akan membuka peluang beasiswa bagi atlet-atlet esports yang memiliki prestasi nasional dan internasional.
“Kami sangat mengapresiasi inisiasi dari Moonton Indonesia melalui Moonton Cares yang terus melakukan program berkelanjutan dalam membuka kesempatan-kesempatan di dunia esports dan rasa pedulinya terhadap pendidikan anak bangsa.
Selain menyiapkan sumber daya manusia berdaya saing tinggi, Perbanas Institute juga melatih motivasi juara karena dapat memberikan energi positif dalam berbagai keadaan.
“Kami harapkan kerja sama ini tidak berhenti sampai di sini dan terus berlanjut ke depannya,” ungkap Hermanto.
Mahasiswa yang mengikuti program beasiswa ini juga dipatok beberapa persyaratan, misalnya jurusan yang diambil relevan dengan industri esports atau game seperti desain grafis, bisnis, pemasaran, pengembangan game, teknologi informasi, memiliki IPK minimal 3,2 pada semester akhir, aktif dalam kegiatan organsasi baik di dalam maupun di luar kampus, serta memiliki prestasi akademik.
Rektor UTA 45, J. Rajesh Khana mengungkapkan, kampusnya siap mendukung sinergi esports dan industri pendidikan.
“UTA 45 bertransformasi ke teknologi digital. Esports merupakan bagian dari transformasi yang dilakukan untuk menggenalkan kepada seluruh mahasiswa bahwa pentingnya perkembangan Dan berkompetisi melalui esport. Unit kegiatan mahasiswa akan dibentuk khusus untuk esport untuk dapat dijalankan oleh seluruh mahasiswa,” ungkap Rajesh.
Sebelumnya, Moonton Games berkolaborasi bersama Akademi Garudaku berusaha mengurangi kesenjangan akses digital di pedesaan, untuk memungkinkan lebih banyak orang menikmati kenyamanan dan informasi dengan ekonomi digital, serta membuka peluang bagi atlet-atlet esports muda melalui program Moonton Cares.











