SERANG,RADARBANTEN.CO.ID – Tak pernah terlintas dalam pikiran Hilayatul Jannah, seorang mahasiswi asal UIN SMH Banten ini bisa lolos seleksi Beasiswa Indonesia Bangkit pada Beasiswa Non Gelar MoRA Overseas Student Mobility Awards (MOSMA) 2023 yang diselenggarakan pada tanggal 5 hingga 14 Juli 2023 lalu.
Hilayatul merupakan mahasiswi aktif jurusan Tadris Bahasa Inggris atau TBI, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan di UIN SMH Banten. Saat ini, dirinya sudah menginjakkan kaki di semester 7.
Namun perjalanan pendidikannya di semester 7 akan sangat berbeda. Pasalnya, ia akan belajar di Buffalo University, New York, Amerika Serikat berkat lolos dari beasiswa MOSMA.
Sebagai putri dari seorang ayah yang bekerja buruh pabrik, dan juga Hilayatul tak patah semangat untuk bisa membuktikan kemampuan dirinya dapat bersaing dengan ratusan mahasiswa Perguruan Tinggi Islam (PTI) se-Indonesia.
Hilayatul mengatakan, dirinya terpacu untuk mengikuti beasiswa MOSMA itu karena support dari Kepala Jurusan (Kajur) TBI, Anita dan juga ke dua orangtuanya.
“Sebelumnya kabar ada beasiswa ini dari bu Kajur saya, karena share di grup mahasiswa. Akhirnya saya mendaftar terlebih dahulu untuk mencoba, dan mendapatkan support dari orangtua dan Kepala Jurusan saya,” ujarnya saat mengunjungi Kantor Graha Pena Radar Banten, Jumat 25 Agustus 2023.
Proses yang panjang dan membutuhkan biaya terbilang cukup menguras tabungannya itu yang membuat Hilayatul nyaris tak memiliki niat untuk mengikuti beasiswa MOSMA.
Akan tetapi, dorongan, support serta doa dari ke dua orangtuanya yang membuat dirinya memiliki semangat untuk bisa membanggakan keluarga, serta mengharumkan almamaternya di kancah internasional.
“Proses beasiswa ini kan ada tes Toefl ITP (Institutional Testing Program) yang memerlukan biaya sebesar Rp700 ribu. Awalnya tidak berani karena cukup lumayan bagi saya, apa lagi kalau sampai tidak lulus. Namun orangtua saya terus mendorong agar tetap ikut. Karena perkataan orangtua saya bilang kalau tidak mencoba tidak tahu apa hasilnya,” katanya.
Hilayatul akan melanjutkan pendidikan semester 7-nya itu di Buffalo University, New York Amerika Serikat selama beberapa bulan ke depan.
“Saya dapat di Kampus Buffalo University di New York, Amerika Serikat. Saya akan mengenyam pendidikan di sana selama satu semester atau 4-5 bulan,” ucapnya.
Dirinya juga mengaku sudah mempersiapkan dengan matang, seperti mempelajari kultur budaya di Amerika. Terlebih, ada banyak mahasiswa lain asal Indonesia juga yang tengah mengenyam pendidikan di New York.
“Saya sudah mempersiapkan dari segi kultur di sana seperti apa, agar tidak shock juga nanti di sana. Terlebih nanti ada banyak teman-teman dari Indonesia di sana, masih bisa beradaptasi,” ucapnya.
Reporter: Nahrul Muhilmi
Editor: Abdul Rozak

