LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Dinas Satpol PP dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Lebak mencatat 57 kebakaran yang terjadi dalam delapan bulan terakhir di tahun ini.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran (Damkar) Lebak Iwan Darmawan, mengatakan, faktor kebakaran di Lebak masih didominasi oleh faktor korsleting listrik.
“Rata-rata penyebab kebakaran di Lebak masih didominasi oleh korsleting listrik. Yang mengakibatkan puluhan rumah terbakar,” ujarnya kepada RADARBANTEN.CO.ID, Jumat 25 Agustus 2023.
Berdasarkan data, kata dia, bulan Agustus merupakan waktu yang sering terjadi kebakaran yakni sebanyak 15 kejadian. “Rata-rata kebakaran rumah yang terjadi pada beberapa kecamatan di wilayah Lebak,” kata Iwan.
Iwan mengimbau kepada warga agar secara berkala melakukan pemeriksaan pada saluran kabel di rumah.
“Cek kondisi kabel rumah, menghindari terjadinya korsleting listrik pada rumah, yang mengakibatkan kebakaran rumah,” imbuhnya.
Dari banyaknya kasus kebakaran di Lebak ada 40 kasus kebakaran dapat ditangani dan 17 kasus kebakaran tidak dapat ditangani. Kebakaran terjadi pada tujuh kecamatan, di antaranya Kecamatan Rangkasbitung, Maja, Kalanganyar, Warunggunung, Gunungkencana, Bojongmanik dan Malingping.
Berikut Damkar Lebak mencatat 40 kejadian yang dapat ditangani di antaranya, bulan Januari telah terjadi 5 kejadian kebakaran, Maret 2 kejadian kebakaran, April 6 kejadian kebakaran, Mei 5 kejadian kebakaran, Juni 3 kejadian kebakaran, Juli 4 kejadian kebakaran dan Agustus 15 kejadian kebakaran.
Sementara bencana kebakaran yang tidak tertangani ada 17 kejadian, di antaranya Februari 1 kejadian kebakaran, Maret 2 kejadian kebakaran, April 2 kejadian kebakaran, Mei 1 kejadian kebakaran, Juni 3 kejadian kebakaran, Juli 6 kejadian kebakaran dan Agustus 2 kejadian kebakaran.
Total kebakaran dari data Damkar Lebak, sebanyak 57 Kasus kebakaran terjadi selama periode bulan Januari sampai Agustus 2023.
Reporter : Nurandi
Editor: Abdul Rozak

