LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Dinas Pertanian (Distan) Lebak mengimbau para petani yang sudah melakukan penanaman padi untuk mewaspadai terjadi terhadap ancaman serangan organisme pangganggu tanaman (OPT).
Saat ini rata-rata usia tanam antara 15 hari sampai 40 hari setelah tanam. Di bulan Agustus 2023 tanam padi baru mencapai seluas 500 hektare.
Kepala Distan Kabupaten Lebak Rahmat mengatakan, dengan masuknya kemarau akibat El Nino dapat menimbulkan adanya gangguan OPT, karenanya petani harus mewaspdainya dengan cermat.
“Ya, petani yang saat ini tengah melakukan penanaman serempak harus benar-benar memerhatikan OPT. Karena, berpotensi timbulnya OPT,” kata Rahmat ditemui di Museum Multatuli Kabupaten Lebak, Senin 4 September 2023.
Menurutnya, pada musim tanam saat ini penanaman padi dilaksanakan di sentra – sentra penanaman padi di wilayah Lebak dengan rata – rata usia tanam antara 15 hingga 40 hari setelah tanam (HST).
Kata dia, dengan masuknya musim tanam maka ketersedian pestisida hendaknya dapat terpenuhi dan tidak sulit diperoleh para petani pada musim tanam ini.
“Dengan kemudahan memeroleh pestisida tersebut maka apabila terjadi gangguan seperti adanya OPT dilahan tanam garapan. Maka petani dapat mudah mengatasinya,” ujarnya.
Untuk pengadaan pestisida ini, sebut Rahmat adanya ditingkat provinsi, karena itu diharapkan pengadaan pestisida bisa dipermudah dan stoknya dapat ditangani oleh Kabupaten/kota sehingga penyalurannya lebih mudah dan bisa langsung diperoleh para petani yang memerlukannya.
Reporter : Nurabidin











