SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Muhamad Hadist warga Kampung Pabuaran, Desa Cimaung, Kecamatan Cikeusal, Kabupaten Serang, ditemukan tewas gantung diri di kebun tidak jauh dari rumahnya, Senin pagi, 4 September 2023.
Diduga, motif pria berusia 37 tahun tersebut nekat mengakhiri hidupnya tersebut karena stres akibat terlilit utang.
Kapolsek Cikeusal AKP Surono mengatakan, jasad korban pertama kali ditemukan oleh Kamzah (45) kakak korban yang kebetulan melintas di lokasi kejadian. Saat ditemukan, korban sudah dalam kondisi tergantung di pohon bayur.
“Yang pertama kali menemukan adalah Kamzah, ibu rumah tangga yang juga merupakan kakak korban,” kata Surono.
Surono menjelaskan, dari hasil penyelidikan, sebelum ditemukan tewas gantung diri, korban sekitar pukul 09.00 WIB, diketahui Apudin (47) keluar rumah sambil membawa tali. Ketika ditanya sang kakak, korban menjawab akan mengambil singkong di kebun.
“Jadi pada saat keluar rumah, korban membawa tali. Tapi saat ditanya, korban bilang mau ambil singkong di kebun,” ujar Surono.
Karena tidak kunjung kembali, pihak keluarga kemudian menyusul ke kebun singkong namun korban tidak ditemukan. Selanjutnya, pihak keluarga mencari dengan menyisiri kebun dan menemukan pria yang sehari-hari bekerja sebagai pedagang itu dalam kondisi tergantung di batang pohon bayur.
“Setelah mengetahui adiknya gantung diri, Apudin segera memberitahu tetangga dan selanjutnya melapor ke mapolsek,” ungkap Surono.
Surono mengatakan, setelah mendapat laporan tersebut, petugas Unit Reskrim Polsek Cikeusal bersama Tim identifikasi Polres Serang mendatangi lokasi kejadian. Di lokasi, petugas melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) sebelum mengevakuasi jasad korban ke rumah sakit.
“Untuk hasil visum atau pemeriksaan luar tubuh korban, kami masih menunggu keterangan dari dokter Rumah Sakit Bhayangkara Polda Banten,” kata Surono.
Terkait motif dari aksi gantung diri, Surono mengaku belum mengetahui dan masih diselidiki anggotanya. Namun demikian berdasarkan keterangan dari pihak keluarga, korban nekat gantung diri karena terlilit hutang.
“Info dari keluarga, korban diduga stres akibat terlilit utang,” tutur perwira pertama Polri tersebut (*)
Reporter : Fahmi











