TANGSEL,RADARBANTEN.CO.ID-Warga perumahan Green Cove, BSD Serpong, Tangsel memulai aktivitas pagi hari dengan mengelola sampah. Satu per satu warga mendatangi sebuah taman yang dijadikan tempat penampungan sampah atau biasa dikenal sebagai bank sampah.
Menurut pengurus bank sampah Green Cove Asri, Kunthie Ajeng setiap dua minggu sekali seluruh warga rutin mengumpulkan sampah mereka ke bank sampah.
Di tempat ini sampah yang diterima hanya sampah kering. Kemudian sampah tersebut dipilah-pilah sesuai jenisnya seperti barang elektronik, kardus, plastik, botol airn mineral, boncos, emberan, beling kaca, kristal dan lain-lain.
“Hari ini kita ada kegiatan setor sampah terpilah. Jadi warga datang ke bank sampah, mendrop sampah mereka masing-masing. Kegiatannya itu setiap hari selasa dua kali dalam sebulan,” ujar Ajeng, Selasa 5 September 2022.
Menurut Ajeng, sampah-sampah yang sudah dipilah sesuai jenisnya kemudian akan diangkut oleh para pengepul untuk dibawa ke pabrik daur ulang.
“Kita bisa mengumpulkan total sampah 200-300 kilogram, jauh berkurang dibanding awal pendirian bank sampah ini. Kemudian uang yang didapat dari hasil bank sampah akan dimasukan ke kas warga, jadi kami tidak ada penimbangan yang dibagikan ke warga,” jelasnya.
Ajeng mengatakan, saat ini baru ada 30 warga di perumahan Green Cove yang aktif dalam mengelola sampah di bank sampah. Menurutnya jumlah ini masih sangat sedikit sebab di perumahan ini ada 300 KK.
Oleh sebab itu pihaknya terus mendorong kesadaran warga untuk sama-sama aktif di bank sampah ini, terlebih bank sampah tersebut telah berdiri sejak 3 tahun yang lalu.
“Kami terus mendorong warga untuk sama-sama aktif dan terlibat di bank sampah ini. Kesadaran akan sampah itu yang terus kita edukasi ke warga kita,” ujarnya. Ajeng sedikit menceritakan awal terbentuknya bank sampah di perumahan mereka yang sudah ada sejak 3 tahun lalu.
“Jadi awal pembentukan bank sampah ini diinisiasi oleh bu RW kami, bu Sinta yang saat itu ikut webinar tentang sampah. Idenya saat itu agar warga memiliki wadah setor sampah yang dekat, karena selama ini setor sampahnya keluar. Dan dalam perjalanannya yasudah kita resmikan bank sampah ini,” terangnya.
Sementara itu Wakil Walikota Tangsel Pilar Saga Ichsan yang kebetulan rumahnya berada di Perumahan Green Cove juga menyempatkan menyetor sampah di bank sampah.
Pilar yang datang sehabis berolahraga bersama istri kemudian menyetor sampah kerdus. Ia kemudian menyapa seluruh warga yang saat itu sedang ramai memilah-milah sampah.
Pilar mengapresiasi upaya warga Perumahan Green Cove yang telah berupaya menangani persoalan sampah di lingkungan mereka.
“Saya sangat mengapresiasi upaya warga, ya dari 100 persen sampah, 30-50 persen yang bisa kita redukasi itu sudah luar biasa, memberikan arti penting untuk kelestarian alam kita,” ujarnya.
Pilar juga mengajak kepada seluruh warga Tangsel untuk terlibat aktif dalam mengelola bank sampah di lingkungan mereka. “Jadi sampah-sampah yang timbul ini agar bisa diolah dulu dari mulai hulu, mana yang bisa dimanfaatkan ulang sebelum kita kirim ke TPA,” ujar Pilar. (*)
Reporter: Syaiful Adha
Editor: Agung S Pambudi











