SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Realisasi investasi di Provinsi Banten diklaim terus menunjukkan pertumbuhan positif. Hingga September 2023, realisasi investasi menembus angka Rp 78 triliun.
Jumlah itu sudah melewati target daerah yang ditetapkan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten, yakni Rp 60 triliun.
Dengan capaian itu, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Banten optimistis, pada tahun 2023 Banten bisa mengejar target realisasi investasi yang ditargetkan oleh Pemerintah Pusat, yakni sebesar Rp 82,97 triliun.
“Insya Allah target nasional itu bisa kita kejar dengan kerja sama kita semua, yang mana kita pada triwulan ketiga ini realisasinya sudah mencapai 131 persen untuk target daerah dan 95 persen untuk target nasional,” kata Kepala DPMPTSP Banten, Virgojanti, usai melakukan ekspose realisasi investasi Banten triwulan ketiga 2023, Selasa, 7 November 2023.
Virgo menuturkan, dengan segala potensi yang ada, target dari nasional itu dapat tercapai. Bahkan, pihaknya menginginkan target daerah realisasi investasi di Banten bisa mencapai Rp 100 triliun per tahun.
Untuk mencapai hal tersebut, pihaknya pun terus melakukan kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten dan Kota di Banten dan meningkatkan pelayanan perizinan.
Sebab, kata Virgo, pelayanan merupakan salah satu kunci yang dapat menggaet investor agar dapat menanamkan modalnya di Banten.
“Kita selalu ingatkan kepada DPMPTSP di Kabupaten/Kota untuk bagaimana memberikan layanan terbaik dan membangun iklim investasi di masing-masing wilayahnya secara kondusif,” katanya.
Virgo menuturkan, pihaknya tidak akan membeda-bedakan antara perusahaan besar maupun pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Sebab, keduanya memiliki kontribusi besar terhadap perekonomian daerah.
“Nah, kita berpikir bukan investasi dari luar saja termasuk ke investasi lokal juga dalam artian termasuk ke dalam investasi penanaman modal dalam negeri dari berbagai kelas usaha, mulai usaha kecil kemudian menengah dan besar. Jadi kita tidak membeda-bedakan layanan baik itu usaha kecil, usaha besar, atau menengah. Semuanya kita layani dengan baik,” tuturnya. (*)
Reporter : Yusuf Permana
Editor: Agus Priwandono











