TANGERANG, RADARBANTEN. CO. ID – Puskesmas Pasir Jaya, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang berupaya menekan angka stunting lewat Inovasi Program Kunjungan Imah Balita Perbaikan Gizi (Jumila Berbagi).
Kepala Puskesmas Pasir Jaya Ratna Asih Sri Rahayu mengatakan, program tersebut untuk memantau kesehatan dan perkembangan pada balita yang berisiko tinggi stunting.
“Dengan begitu, kita akan rujuk balita rusiko tinggi dari posyandu ke puskesmas. Dan juga melakukan kunjungan ke rumah balita, untuk memantau perkembangan mereka dan memantau sanitasi rumah balita seperti apa,” ujarnya, Senin 29 Januari 2024
Kata Ratna, sanitasi yang buruk dapat menjadi salah satu faktor penyebab stunting, sebab hal itu dapat menimbulkan penyakit infeksi yang dapat mengganggu proses pencernaan dalam proses penyerapan nutrisi.
” Jika kondisi tersebut terjadi dalam waktu lama, maka dapat mengakibatkan stunting, “ucapnya.
Selain itu, kata Ratna, Puskesmas Pasir Jaya juga menghadirkan Program Gerakan Ibu Hamil Sehat dan Aktif (GEISHA). Program tersebut merupakan upaya dalam percepatan penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Balita (AKB).
“Hal itu, kami mengadakan kelas ibu hamil di tiap desa, kunjungan ibu hamil risiko tinggi, kurang energi kronis (KEK) dan anemia, kegiatan senam hamil, dan juga pemeriksaan USG oleh dokter umum di puskesmas dan oleh dokter kandungan, ” imbuhnya.
Dirinya berharap, dengan program-program tersebut dapat mempercepat penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Balita (AKB) serta mencegah terjadinya kasus stunting ke depannya.
“Nah, alhamdulillah Puskesmas Pasir Jaya telah melaksanakan survey akreditasi pada tanggal 26-28 Oktober 2023 oleh lembaga Komite Akreditasi Kesehatan Pratama (KAKP). Hal tersebut untuk meningkatkan profesionalisme, ” pungkasnya.
Reporter: Mulyadi
Editor: Aas Arbi











