• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Pandeglang

Ketinggian Banjir di Pandeglang Capai 100 Centimeter, Akses Jalan di Tiga Kecamatan Terputus

Moch. Madani Prasetia by Moch. Madani Prasetia
Minggu, 4 Februari 2024 19:57
in Pandeglang, Utama
0
Ketinggian Banjir di Pandeglang Capai 100 Centimeter, Akses Jalan di Tiga Kecamatan Terputus

Genangan Banjir di Kecamatan Patia Kabupaten Pandeglang/Dok. BPBD-PK Pandeglang

0
SHARES
95
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Intensitas curah hujan yang tinggi menyebabkan luapan banjir di Kabupaten Pandeglang terjadi sejak pagi, Minggu 4 Februari 2024, menggenangi ratusan rumah di tiga kecamatan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Pemadam Kebakaran (BPBD-PK) Kabupaten Pandeglang mencacat ada 3 Kecamatan yang terdampak akibat meluapnya sejumlah aliran sungai.

Tiga kecamatan yang terdampak itu adalah Kecamatan Patia dengan delapan desa terendam, Kecamatan Sukaresmi dengan tiga desa terendam, dan Kecamatan Pagelaran dengan dua desa terendam. Tinggi air banjir yang awalnya mencapai 20 centimeter kini meningkat menjadi 50 hingga 100 centimeter.

Sekmat Patia Aang Sumarna mengungkapkan, banjir ini terjadi disebabkan dari intensitas curah hujan yang deras, ditambah juga pasang air dari laut sehingga air yang dari sawah tak bisa turun ke sungai. Alhasil air banjir ini meluap ke perkampungan warga.

“Kita pun masih menumpang laporan dari masing-masing kepala desa wilayah mana saja yang terdampak, kalau kisaran kedalaman air nya yang tergenang 30 sampai 100 centimeter,” ungkapnya saat dihubungi RADARBANTEN.CO.ID, Minggu 4 Februari 2024.

Dikatakannya, kondisi banjir yang saat ini masih menggenangi sejumlah rumah warga, sementara ini warga belum dievakuasi masih tetap bertahan di rumahnya masing-masing.

“Ya sementara warga masih bertahan di rumahnya, karena ini belum masuk kategori rawan,” katanya.

Sementara itu Sekretaris BPBD-PK Pandeglang Nana Mulyana menyampaikan, dengan kondisi banjir yang kini meluas merendam permukiman warga, pihaknya telah terjun ke lokasi terdampak banjir tersebut.

“Kalau kami dari BPBD sesuai tugas dan fungsi yang paling penting mengamankan dulu masyarakat, kita turun bersama BPBD Provinsi Banten kami menurunkan 1 parahu dan BPBD provinsi 1 perahu,” jelasnya.

Akibat banjir yang meluap merendam tiga kecamatan tersebut membuat akses jalan pun terputus, sehingga warga tak bisa melintas. Bahkan sejumlah lahan pertanian pun ikut tergenangi oleh air banjir yang meluap.

“Akses yang tertutup oleh banjir itu seperti di Ciawi, Surianen dan Idaman, Surianen terus Patia. Nah jalan itu perbatasan yang terputus oleh genangan banjir,” kata Nana Mulyana.

BPBD-PK Kabupaten Pandeglang mengimbau kepada warga agar tetap selalu waspada dan berhati-hati mengingat kondisi curah hujan terus masih meningkat.

“Ya dengan kondisi sekarang mulai hujan tetap waspada hati-hati apalagi yang di sekitaran sungai atau sekitar perbukitan untuk selalu waspada,” pungkasnya.

Reporter: Moch Madani Prasetia
Editor: Abdul Rozak

Tags: BanjirBanjir melanda PandeglangBencana AlamBencana daerahBPBD BantenBPBD-PK PandeglangDiterjang Banjirkabupaten pandeglangPandeglangPemkab Pandeglangpermukiman wargaTerendam Banjir
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Terkait Adanya Surat Pengaturan Proyek di Dua Kecamatan di Tangerang, Begini Kata Camat

Next Post

Baznas Lebak Tetapkan Nominal Zakat Fitrah Ramadhan 1445 Hijriyah

Next Post
Baznas Lebak Tetapkan Nominal Zakat Fitrah Ramadhan 1445 Hijriyah

Baznas Lebak Tetapkan Nominal Zakat Fitrah Ramadhan 1445 Hijriyah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Turnamen Mobile Legend Wali Kota Cup 2026

Walikota Cilegon Robinsar Siap Sukseskan Turnamen Mobile Legend Wali Kota Cup 2026

by Adam Fadillah
Sabtu, 15 Agustus 2026 16:46
0

CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Walikota Cilegon Robinsar menyatakan kesiapannya mendukung dan menyukseskan pelaksanaan Turnamen Mobile Legend Wali Kota Cup 2026. Ajang...

10 bedeng kontrakan terbakar

10 Bedeng Kontrakan di Sukmajaya Cilegon Terbakar, Diduga akibat Korsleting Listrik

by Adam Fadillah
Sabtu, 15 Agustus 2026 16:42
0

CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID — Sebanyak 10 bedeng kontrakan permanen di Lingkungan Kranggot Jabalintang, Kelurahan Sukmajaya, Kecamatan Jombang, Kota Cilegon, terbakar pada...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.