PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Pandeglang memastikan bahwa stok blangko KTP elektronik (KTP El) cukup selama tahun 2024.
Menurut Kasubag Umum Disdukcapil Pandeglang, Samsudin, saat ini terdapat 2.965 stok blangko e-KTP dan telah ada penambahan hibah dari Pemerintah Provinsi Banten sebanyak 3.500 blangko untuk memenuhi kebutuhan pelayanan.
“Kami beruntung karena baru saja mendapat hibah blangko dari provinsi sebanyak 3.500. Jika stok blangko kami tinggal seribu lagi, biasanya kami sudah meminta tambahan kepada Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil). Insyaallah, untuk tahun 2024, kekurangan blangko tidak akan terjadi,” ungkap Samsudin, Selasa 13 Februari 2024.
Menurutnya, berdasarkan informasi yang diterima dari Ditjen Dukcapil, persiapan untuk blangko masih dalam kondisi yang cukup aman.
Lebih lanjut, sesuai dengan instruksi dari Ditjen Dukcapil, Disdukcapil Pandeglang diarahkan untuk melakukan input Identitas Kependudukan Digital (IKD) bersamaan dengan program perekaman e-KTP pemula.
“Kami harus menyelesaikan perekaman IKD, dan pencetakan juga diarahkan ke IKD, bersamaan dengan program perekaman yang harus segera diselesaikan. Idealnya, menjelang Pemilu 2024, minimal 50 persen data IKD harus tercatat, tetapi karena menghadapi berbagai kendala, baru sekitar 20 persen yang terinput di Kabupaten Pandeglang,” lanjutnya.
Samsudin menjelaskan bahwa penggunaan IKD dapat menjadi alternatif jika stok blangko e-KTP menipis, sehingga layanan kepada masyarakat tetap dapat berjalan.
“Jadi, jika stok blangko e-KTP menipis, kita bisa mengarahkan kepada penggunaan IKD. Instruksi dari Ditjen Dukcapil juga telah mengindikasikan bahwa lembaga seperti perbankan dan BPJS tidak lagi menerima fotokopi KTP, namun hanya menggunakan KTP digital,” jelasnya.
Pihaknya juga mengajak kepada masyarakat Pandeglang yang belum melakukan perekaman e-KTP untuk segera melakukannya. (*)
Editor: Bayu Mulyana











