SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pj Gubernur Banten Al Muktabar gencar melobi Bupati/Walikota se Banten untuk memindahkan rekening umum kas daerah (RKUD) pemerintah kabupaten/kota masing-masing ke PT Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk atau Bank Banten.
Al melobi para kepala daerah itu sejak Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB) Bank Banten pekan lalu.
Usai RUPS LB Bank Banten pekan lalu, Al mengaku akan berbicara dengan Bupati/Walikota untuk memindahkan RKUD ke bank plat merah milik Pemprov Banten itu.
Bahkan, Al juga membagi saham bank eks Bank Pundi itu kepada pemerintah kabupaten/kota secara gratis tanpa harus membayar. Saham Pemprov Banten di Bank Banten tercatat 66,1 persen. Sedangkan berdasarkan ketentuan, Pemprov Banten dapat memiliki saham minimal 51 persen.
Dengan begitu ada sekira 15 persen saham yang akan dibagi ke delapan kabupaten/kota.
“Lagi proses. Saya komunikasi teknis satu-satu. Tadi ketemu beberapa. Itu tahapan-tahapan dan sedang kita proses,” ujar Al.
Disinggung apakah sudah ada Bupati/Walikota yang menyatakan siap memindahkan RKUD, Al mengaku masih menunggu kepastian mereka dalam satu dua hari terdepan.
Ia mengaku ada proses administrasi yang harus disiapkan terlebih dahulu.
“Ada Kepgub-nya (Keputusan Gubernur-red), ada Kepwal (Keputusan Walikota-red), PKS (perjanjian kerjasama-red), kerjasama teknisnya antara Dirutnya (Dirut Bank Banten-red) dengan BPKAD (Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah-red),” ungkapnya.
Kata dia, saat ini pihaknya lebih pada menyiapkan administrasi.
“Kalau kesanggupan-kesanggupannya sudah disampaikan,” tutur Al.
Saat ditanya apakah seluruh kepala daerah itu menyanggupi pindah RKUD, orang nomor satu di Banten itu enggan mengungkapkannya.
“Nanti kita lihat, spesifikasinya sesuai dengan maunya Bupati, Walikota,” ujarnya.
Selain itu, di sisi lain, pihaknya juga sedang menggodok untuk penyerahan saham kepada pemerintah kabupaten/kota.
“Agar Bank Banten itu dimiliki bersama. Tapi itu tahapan administrasi,” terang Al.
Ketika ditanya apakah ia menginginkan seluruh atau sebagian RKUD pemerintah kabupaten/kota yang dipindahkan ke Bank Banten, Al berharap, lantaran Bank Banten ini milik Banten dan sahamnya akan dibagikan kepada pemerintah kabupaten/kota, maka seluruhnya memberikan dukungan penuh. “Tentu atas kepemilikan, baiknya miliki bersama dengan daya dorong kita untuk mengoptimalkan peran karena Bank Pembangunan Daerah itu tugas utamanya adalah menjaga likuiditas daerah. Yang ada di skup kita tentu terjaga dengan baik. InshaAllah ya. Semoga sedang dalam proses,” pungkas Al. (*)
Editor: Bayu Mulyana

