SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pemilu 2024 Partai Golongan Karya (Golkar) berhasil menjadi jawara pileg DPRD Banten. Golkar menjadi partai dengan perolehan suara terbanyak menyalip Partai Gerindra.
Berdasarkan hasil rekapitulasi suara yang dilakukan oleh KPU Banten, Golkar berhasil meraih 922.670 suara. Disusul oleh Gerindra dengan perolehan 886.453 suara, PDIP 810.719 suara, lalu PKS 735.075 suara dan Demokrat 587.620 suara.
Sekretaris DPD Partai Golkar Provinsi Banten Bahrul Ulum mengatakan, kemenangan Golkar di Banten ini merupakan hasil perjuangan dari para kader Golkar. Adapun efek ekor jas capres Prabowo-Gibran tidak besar.
“Menurut kami, efek ini ada tapi tidak besar. Sebab seharusnya Partai Gerindra yang punya efek besarnya. Kami lebih melihat ini lebih besar dari kerja kolektif kader Golkar,” ujar Bahrul Ulum, Rabu 13 Maret 2024.
Ulum mengatakan, adapun faktor utama kemenangan Golkar ialah apresiasi dari masyarakat Banten. Katanya, masyarakat Banten telah menilai kinerja dan karya kader Golkar yang telah terbukti baik untuk pembangunan Banten.
“Masyarakat mengapresiasi kinerja dan karya-karya kader Golkar di eksekutif yang menjadi pimpinan daerah, juga kader di legislatif yang faktanya, mayoritas incumbent terpilih kembali, terutama di DPRD Banten,” katanya.
Selain itu, sistem kolaborasi antar caleg di semua tingkatan berjalan dengan baik. Pileg kali ini menaruh perhatian kepada pemilih pemula.
“Semua kita digarap maksimal, fakta yang kami dapat, pemilih milenial melihat Golkar cukup adaktif menjadi ruang aspirasi bagi mereka. Selain itu, pemilih konvensional masih konsisten dan percaya pula terhadap karya kekaryaan Partai Golkar,” ungkapnya.
Ketua DPD Golkar Banten Ratu Tatu Chasanah, lanjut Ulum, tepat dalam pemetaan dan penempatan para kader Golkar di Banten.
“Golkar punya banyak kader terbaik di semua lini, di setiap daerah. DPP dan Ibu Ketua Provinsi membaca peluang. Kemudian kader-kader terbaik harus maju di pemilu legislatif, agar kemudian kami akan mudah memiliki kekuatan menghadapi pilkada,” pungkasnya.
Reporter : Yusuf Permana
Editor: Aas Arbi

