PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Rumah milik Rohani (63) di Kampung Kadu Walang, RT 02 RW 02, Desa Kaduhejo, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pandeglang, rusak berat akibat longsor, Senin, 22 April 2024 sekira pukul 15.00 WIB.
Beruntung peristiwa tersebut tidak sampai menimbulkan korban jiwa. Namun, korban mengalami kerugian materil yang ditaksir mencapai Rp 110 juta.
Camat Pulosari, Gimas Rahadyan mengatakan, telah terjadi bencana tanah longsor.
“Mengakibatkan fondasi rumah milik ambrol. Yang diakibatkan oleh intensitas curah hujan tinggi,” katanya kepada RADARBANTEN.CO.ID melalui sambungan telepon selulernya, Senin, 22 April 2024.
Gimas mengungkapkan, dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa. Hanya kerusakan rumah akibat longsor.
“Kita sudah turunkan tim dari KSB Pulosari bersama Polsek dan Posmil. Serta sudah melakukan pengkondisian untuk bantuan sementara dari lumbung sosial Pulosari, dan untuk proposal besok disampaikan ke Dinas Sosial untuk usulan bantuan,” katanya.
Kapolsek Pulosari IPTU Aap Ahmad Sapei mengatakan, telah terjadi bencana alam menimpa unit rumah permanen terkena longsor.
“Rumah terkena longsor akibat tergerus aliran Sungai Cilograng. Tepatnya di Kampung Kadu Walang,” katanya.
Rumah tersebut longsor pada bagian pondasi tembok sebelah kiri yang diakibatkan aliran air Sungai Cilograng saat hujan deras.
“Sebelum terjadi longsor kondisi tembok rumah tersebut sudah dalam kondisi retak dan sedang dilakukan renovasi pada bagian atap rumah. Atas kejadian tersebut tidak ada korban jiwa hanya mengalami kerugian materi diperkirakan sekitar Rp 110 juta,” katanya. (*)
Editor: Agus Priwandono











