SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Serang diserbu oleh warga Kabupaten Serang yang ingin mendaftarkan diri menjadi Panitia Pemungutan Suara (PPS).
Pantauan di lokasi, terlihat warga yang datang rela berdesak-desakan untuk mengumpulkan berkas pencalonan ke KPU Kabupaten Serang. Aksi dorong-dorongan pun tak dapat terhindarkan sehingga menyebabkan pintu kaca KPU Kabupaten Serang pecah.
Petugas KPU Kabupaten Serang pun kemudian keluar dan membagikan nomor antrean kepada para pendaftar guna untuk meminimalisir terjadinya kericuhan.
Salah seorang pendaftar dari kecamatan Gunung Sari, Lilis mengaku, terjadinya desak-desakan dalam proses pengumpulan berkas untuk pendaftaran lantaran banyaknya jumlah pendaftar yang datang.
Selain itu, hal itu tidak diantisipasi oleh penyelenggara yang hanya menyiapkan satu loket pendaftaran saja dan juga tidak adanya nomor antrean.
“Tadi itu antara orang yang sudah lama datang dan baru datang itu tidak ada bedanya. Makanya berdesak-desakan,” katanya, Selasa 7 Mei 2024.
Ia mengatakan, pemberian nomor antrean baru dilakukan ketika kericuhan telah terjadi dan adanya insiden kaca pecah. Pihaknya pun mengaku sangat menyayangkan hal tersebut lantaran tidak diantisipasi oleh penyelenggara.
“Harusnya dirancang dari awal, karena kan biasanya meledaknya itu di hari-hari terakhir menjelang hari H,” tegasnya.
Ia mengaku, sudah datang ke KPU Kabupaten Serang sejak pukul 14.00 WIB. Namun dirinya baru selesai mengumpulkan berkas sekitar pukul 16.00 WIB. “Menyayangkan, tapi kalau untuk web mah sudah bagus. Hanya pelayanan di sininya aja,” tegasnya.
Saat dikonfirmasi, Ketua KPU Kabupaten Serang Muhamad Nasehudin mengatakan, jika antusiasme warga untuk mendaftar menjadi anggota PPS sangat tinggi sekali sehingga mengakibatkan membludaknya jumlah pendaftar di KPU pada hari ini.
“Banyak pendaftar PPS yang menyerahkan berkas Fisik ke KPU Kabupaten Serang. Namun dengan antusiasme yang tinggi ini kita membutuhkan kerja ekstra. Tadi ada sedikit kredit namun itu hal biasa,” katanya.
Ia mengatakan, penyebab adanya insiden terebut lantaran tahapan pelaksanaan yang saling beririsan. Hal itu membuat, konsentrasi dari petugas juga terpecah dan tentunya kekurangan personel.
“SDM kita kan hanya ada 4 kasubag, nah mereka kadang menangani berbagai macam program. Makanya, akan kita coba atur kembali supaya tidak terjadi hal serupa. Tadi ini kan kita juga fokus pada CAT PPK kan,” tegasnya.
Dikatakan Nasehudin, tercatat ada sebanyak 2.146 sudah membuat akun dalam Sistem Informasi Anggota KPU dan Badan Ad Hoc (SIAKBA) Kabupaten Serang. Dari jumlah tersebut, ada sebanyak 1.103 pendaftar yang berkasnya lengkap, 908 yang belum mengupas persyaratan dan sisanya baru mengisi berkas.
“Nanti yang diterima 1.956, tapi yang akan dilantik setengahnya. Sisanya nanti untuk cadangan apabila terjadi kekosongan,” pungkasnya. (*)
Editor: Agus Priwandono

