PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Pandeglang secara resmi membuka ta’aruf dan pemaparan visi misi bakal calon bupati dan wakil bupati Pandeglang pada Pilkada 2024, Sabtu 11 Mei 2024.
Acara yang di Hotel Horison Altama Pandeglang akan berlangsung selama dua hari.
Ketua Desk Pilkada DPC PKB Kabupaten Pandeglang Karsono mengatakan, kegiatan itu digelar dalam rangka menjaring para bakal calon kepala daerah yang akan bertarung pada pilkada mendatang.
“Acara ini merupakan bagian dari tahapan penjaringan yang dilaksanakan PKB, jadi hari ini kita acara ta’aruf penyampaian visi misi bakal calon kepala daerah yang mengikuti penjaringan di PKB,” ungkap Karsono.
Dikatakannya, setiap bakal calon kepala daerah, baik bupati maupun wakil bupati, akan menyampaikan gagasannya secara perorangan, yang nantinya akan didalami oleh panelis.
“Kami akan membahas gagasan-gagasan dari setiap bakal calon bupati dan wakil bupati, untuk merumuskan arah Pandeglang ke depan,” ungkapnya.
PKB Kabupaten Pandeglang sangat serius menyeleksi calon pemimpin, dengan tujuan memastikan kualitas yang diusungnya dapat dipertanggungjawabkan.
Disebutkan bahwa pada acara ta’aruf dan pemaparan visi misi, terdapat delapan bakal calon bupati dan wakil bupati untuk Pilkada Pandeglang 2024. Namun, dari delapan calon tersebut, dua di antaranya terkonfirmasi tiba-tiba tidak dapat menghadiri sesi pemaparan visi misi, yang berarti tidak dapat melanjutkan tahapan selanjutnya dalam penjaringan PKB.
“Ada 6 calon, yang terbagi beberapa sesi, sesi 1 ada Pak Fitron Nur Ikhsan yang kedua Pak Yoyon Sujana, yang ketiga ada Pak Iing Andri Supriadi, lanjut besoknya ada Bu Raden Dwi Setiani, kemudian Pak Dairul dan yang terakhir Bu Diana Jayabaya,” ucapnya.
Ia menjelaskan, output dari kegiatan ini PKB dapat mengetahui gagasan bakal calon kepala daerah dan bisa menakar keseriusannya.
“Ya kemarin soal punya komitmen terhadap masyarakat dan pembangunan Kabupaten Pandeglang, yang kedua outputnya kami mengenalkan semuanya kepada infrastruktur yang kita punya karena kita menghadirkan 35 pengurus di 35 kecamatan,” ungkapnya.
Siapapun yang diusung, pengurus di tingkat kecamatan siap untuk bekerja keras demi memenangkan calon yang diusung.
Reporter: Moch Madani Prasetia
Editor: Aas Arbi











