SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang mengaku sampai saat ini masih belum memutuskan terkait pemindahan Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) ke Bank Banten.
Hal tersebut disampaikan Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah saat ditemui di Pendopo Bupati Serang pada Selasa 28 Mei 2024.
Pihaknya mengaku sampai saat ini masih menunggu kepastian baik dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten maupun pemerintah pusat terkait jaminan mengenai kesehatan dan keamanan dari Bank Banten.
“Kami masih menunggu, sampai saat ini kami belum memutuskan, belum bisa karena kepastian dari sana baik Pemprov atau pusat untuk menjamin bank ini sehat, tidak ada apa-apa tidak ada persoalan apa-apa,” katanya.
Menurutnya, perlu adanya kepastian terkait kondisi Bank Banten sebelum dilakukannya pemindahan RKUD. Menurutnya itu hal yang sangat penting karena berkaitan dengan dana masyarakat.
“Karena intinya kami ingin dipastikan kalau misalkan harus pindah pun Bank Banten harus sehat, karena ini kan dana masyarakat dana yang harus di gerakan untuk pembangunan ya kami jangan sampai ada kekhawatiran persoalan untuk APBD kami,” tegasnya.
Tatu mengaku memiliki semangat yang sama untuk membangun Bank Banten. Pihaknya juga mengaku bangga memiliki Bank Banten. Namun dalam pemindahan RKUD perlu adanya kepastian.
“Kami sama semangatnya, kami bangga punya Bank Banten. Hanya mungkin pastikan bahwa bank ini sehat bank ini aman, kalau untuk memindahkan RKUD,” tegasnya.
Sementara itu, Plt Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Serang, Rachmat Maulana mengaku jika pihaknya tidak mendapatkan undangan terkait adanya agenda penandatanganan Perjanjian Kerjasama (PKS) dengan Bank Banten. “Untuk Pemkab Serang tidak ada undangan mas,” pungkasnya. (*)
Editor: Abdul Rozak











