SERANG, RADARBANTEN.CO.ID- Dosen dan mahasiswa Prodi Teknik Perkapalan Fakultas Teknik Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta
melaksanakan pengabdian kepada masyarakat di Rukun Nelayan Cinta Bahari, Desa Puloampel, Kecamatan Puloampel, Kabupaten Serang.
Pengabdian kepada masyarakat dengan skema program kemitraan masyarakat terapan pada1-6 Juni 2024 itu berupa penyuluhan dan pelatihan pemasangan lampu penerangan menggunakan komponen panel solar cell pada lima unit tiang jety (dermaga) tempat bersandar perahu nelayan milik Rukun Nelayan Cinta Bahari.
Amir Marasabessy sebagai ketua tim menjelaskan, pada program pengabdian kali ini dirinya terjun ke lapangan bersama anggota yaitu Fajri Ashfi Rayhan (Prodi Teknik Perkapalan), Wiwin Sulistyawati (Prodi Teknik Perkapalan), Damora Rhakasywi (Prodi Teknik Mesin) dan Didit Widiyanto (Prodi Informatika).
Sedangkan para mahasiswa dari angkatan 2021 dan 2022 Program Studi S1 Teknik Perkapalan yakni Naufal Rofi Chavidi, Hanifa Ramadhani Akhira, Happy Nabila Sukmawardana, dan Anang Dianto sebagai laboran di laboratorium produksi kapal Fakultas Teknik.
“Program tersebut untuk mendukung pencapaian Sustainable Development Goals sebagai langkah untuk pembangunan desa yang berkelanjutan dengan menyediakan akses untuk nelayan skala kecil terhadap sumber daya laut dan pasar guna meningkatkan kesejahteraan mitra kelompok nelayan di Desa Puloampel,” ungkap Amir dalam keterangan tertulis, Sabtu, 22 Juni 2024.
Amir menjelaskan, program kemitraan masyarakat terapan bertema Penerapan Lampu Penerangan Jety (Dermaga) Tempat Sandar Perahu Nelayan Menggunakan Panel Solar Cell dilakukan di Desa Puloampel karena warga desa ini sebagian besar memiliki perahu nelayan yang disandarkan pada jety (dermaga).
“Untuk memperlancar kegiatan pengoperasian mencari ikan dan bongkar muat hasil tangkapan ikan di dermaga sangat dibutuhkan penerangan yang baik,” ungkapnya.
Selain itu, lanjut dia, pemanfaatan solar cell memberikan solusi untuk penghematan daya listrik jika dibandingkan menggunakan daya listrik dari Perusahaan Listrik Negara.
“Mitra nelayan diharapkan dapat melakukan pemasangan secara mandiri,” lanjutnya.
Setelah itu, pihaknya akan melakukan evaluasi tiang lampu penerangan yang telah terpasang komponen panel solar cell untuk memastikan kesesuaian dan manfaat dalam kelancaran pengoperasian perahu ikan dan kelancaran bongkar muat hasil tangkapan ikan di jety (dermaga).
Editor: Aas Abdi











