KABUPATEN TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Warga Perumahan Green Aryana Karawaci mengeluhkan kualitas air minum mereka. Air yang dikonsumsi warga tercemar oleh bakteri
Escherichia coli (E.coli).
Menurut Ketua RT 02, Perumahan Green Aryana Karawaci, Brillian Budi Riyanto, sumber air minum warga di perumahan ini dikelola oleh PT Tirta Amarta Nusa Karawaci.
Menurut Brillian, keluhan warga atas buruknya kualitas air di perumahan ini sudah disampaikan ke PT Tirta Amarta Nusa Karawaci sejak empat tahun lalu, namun sampai saat ini belum ada tanggapan dan upaya perbaikan dari pihak PT Tirta Amarta Karawaci.
“Kami sudah merasakan buruknya kualitas air sejak April 2021. Sudah banyak warga yang sakit diare dan warna air yang keruh menyebabkan pakaian warga menghitam. Perangkat lingkungan RT dan RW sudah mengajukan surat untuk meminta klarifikasi dan Informasi terkait keluhan masalah air kepada PT Tirta Amarta Karawaci, tapi tidak pernah ada tanggapan,” ujarnya, Selasa, 23 Juli 2024.
Brillian mengatakan, warga juga telah mengirim surat somasi kepada PT Tirta Amarta Nusa Karawaci.
Warga mendesak diadakannya musyawarah guna mengetahui persoalan yang terjadi, namun pihak pengelola tidak menggubris.
Brillian mengatakan, warga yang sejak awal mencurigai jika air minum telah tercemar bakteri karena beberapa warga mulai terkena diare dan pakaian menjadi hitam.
Warga kemudian mencoba menguji sampel air ke laboratorium PDAM Tirta Kerta Raharja dan hasilnya, air minum warga Perumahan Green Aryana Karawaci tercemar bakteri E.coli.
“Pada tanggal 14 Desember 2023, kami melakukan pengujian air ke laboratorium dengan hasil terdapat bakteri E.coli dimana standarnya harusnya tidak ada,”
Menurut Brillian, perangkat lingkungan RT dan RW sudah bersurat kepada Ketua DPRD Kabupaten Tangerang untuk meminta diadakannya audiensi terkait masalah air yang tidak layak.
“Kami ingin persoalan air ini segera diselesaikan sebab ini menyangkut keselamatan ribuan warga yang tiap hari meminum bakteri E.coli,” tandasnya. (*)
Editor: Agus Priwandono











