KABUPATEN TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – PT Tirta Amarta Nusa Karawaci membantah adanya kandungan bakteri Escherichia coli (E.coli) pada air minum yang disalurkan ke warga Perumahan Green Aryana Karawaci.
Perwakilan PT Tirta Amarta Nusa Karawaci, Heri Kecik menegaskan air minum yang dikelola pihaknya bebas bakteri E.coli, karena sudah diuji di laboratorium milik Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang.
“Air yang kami kelola bebas bakteri E. coli, hasil uji lab Dinkes Kota Tangerang pada Februari 2024 menegaskan hal itu,” ujar Heri kepada RADARBANTEN.CO.ID di Binong, Kabupaten Tangerang, Jumat 26 Juli 2024.
Menurut Heri, PT Tirta Amarta Nusa Karawaci memiliki Standar Operasional Prosedur (SOP) dan menjalankan mekanisme pengawasan yang ketat dalam menjaga kualitas air minum yang disalurkan ke warga perumahan.
Kualitas air yang dikelola PT Tirta Amarta Nusa Karawaci menurutnya memiliki nilai 0,78 yang sangat aman dikonsumsi manusia. “Syarat kualitas air kita nilai tesnya 0,78. Yang bahaya itu kalau nilainya diatas 5,” jelasnya.
“Jadi kami pastikan air yang kami kelola telah melalui SOP dan mekanisme yang panjang, sehingga air yang dihasilkan merupakan air dengan kualitas baik dan aman bagi warga,” tambahnya
Terkait dengan keluhan warga terhadap keruhnya air, menurut Heri hal itu bisa saja terjadi karena masalah teknis pada jaringan pipa yang mungkin saja bocor atau terjadi endapan lumpur didalamnya.
Sebagai contoh menurutnya, saluran pipa air milik mereka pernah bocor karena hantaman akar dari pohon besar atau juga adanya endapan lumpur pada saluran pipa.
“Nah, persoalan teknis seperti ini bisa terjadi, tapi kita tidak tinggal diam, kita langsung perbaiki. Dan yang terpenting adalah, ketika ada warga yang mengeluh, kita terjunkan petugas datang kerumah warga megatasi persoalan ini. Ini bentuk komitmen kami demi melayani warga,” ujarnya.
Heri mengatakan, PT Tirta Amarta Nusa Karawaci selalu terbuka untuk musyawarah dengan warga yang komplen terhadap layanan air bersih. Menurutnya, pihaknya juga telah banyak melakukan dialog dengan warga dan memberi pengertian serta sosialisasi terhadap persoalan teknis tersebut.
Sebelumnya diberitakan, warga Perumahan Green Aryana Karawaci mengeluhkan tercemarnya air minum mereka oleh bakteri
Escherichia coli (E.coli).
Menurut Ketua RT 02 Perumahan Aryana Karawaci, Brillian Budi Riyanto, sumber air minum warga diperumahan ini dikelola oleh PT Tirta Amarta Nusa Karawaci.
Menurut Brillian, keluhan warga atas buruknya kualitas air diperumahan ini sudah disampaikan ke PT Tirta Amarta Nusa Karawaci sejak empat tahun lalu, namun sampai saat ini belum ada tanggapan dan upaya perbaikan dari pihak PT Tirta Amarta Karawaci.
“Kami sudah merasakan buruknya kualitas air sejak April 2021. Sudah banyak warga yang sakit diare dan warna air yang keruh menyebabkan pakaian warga menghitam. Perangkat lingkungan RT dan RW sudah mengajukan surat untuk meminta klarifikasi dan Informasi terkait keluhan masalah air kepada PT Tirta Amarta Karawaci, tapi tidak pernah ada tanggapan,” ujarnya, Selasa 23 Juli 2024.
Brillian mengatakan, warga juga telah mengirim surat somasi kepada PT Tirta Amarta Nusa Karawaci, mendesak diadakannya musyawarah guna mengetahui persoalan yang terjadi, namun pihak pengelola tidak menggubris.
Brillian mengatakan, warga yang sejak awal mencurigai jika air minum telah tercemar bakteri karena beberapa warga mulai terkena diare dan pakaian menjadi hitam, kemudian mencoba menguji sampel air ke laboratorium dan hasilnya, air minum warga tercemar bakteri E.coli.
“Pada tanggal 14 Desember 2023, kami melakukan pengujian air ke laboratorium dengan hasil terdapat bakteri E.coli dimana standarnya harusnya tidak ada,”
Menurut Brillian, perangkat lingkungan RT dan RW sudah bersurat kepada Ketua DPRD Kabupaten Tangerang untuk meminta diadakannya audiensi terkait masalah air yang tidak layak. “Kami ingin persoalan air ini segera diselesaikan sebab ini menyangkut keselamatan ribuan warga yang tiap hari meminum bakteri E.coli,” tandasnya.
Reporter: Syaiful Adha
Editor: Aditya











