SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang menyiapkan lokasi untuk pengungsian, seiring adanya potensi gempa bumi megathrust di Selat Sunda.
BPBD Kota Serang rencananya akan menggunakan Rusunawa Margaluyu yang berada di Kecamatan Kasemen sebagai tempat pengungsian.
Diketahui, Rusunawa Margaluyu diresmikan langsung oleh Menteri PUPR Basuki Hadimuljono pada 16 November 2021 lalu. Rusunawa itu memiliki enam lantai dan 68 unit kamar, dengan dua unit diperuntukkan difabel.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Serang Diat Hermawan mengatakan, pihaknya akan menyiapkan Rusunawa Margaluyu sebagai tempat pengungsian, sebagai antisipasi dari potensi gempa bumi megathust.
“Antisipasi kami seperti itu, karena dikhawatirkan Kota Serang pun ikut terkena dampak. Tapi mudah-mudahan tidak,” kata Diat, Minggu 25 Agustus 2024.
Diat mengatakan, Kota Serang tak menutup kemungkinan akan menjadi salah satu daerah yang dijadikan lokasi pengungsian bagi warga yang terdampak gempa bumi megathrust, seperti Kota Cilegon.
“Kemungkinan begitu. Karena hasil rapat, keputusannya seperti itu. Karena Cilegon dan Serang Barat itu dekat dengan Selat Sunda,” kata Diat.
Editor: Mastur Huda

