• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Kabupaten Serang

Dampak Kebijakan Buka Tutup, Air Irigasi di Ciruas-Pontang Menyusut

Ahmad Rizal Ramdhani by Ahmad Rizal Ramdhani
Senin, 9 September 2024 15:26
in Kabupaten Serang, Utama
Dampak Kebijakan Buka Tutup, Air Irigasi di Ciruas-Pontang Menyusut

Seorang petani Syahrudin saat menunjukan kondisi air irigasi yang mengalami penyusutan

SERANG,RADARBANTEN.CO.ID-Dampak kebijakan buka tutup pintu air intake irigasi Pamarayan Barat dan Pamarayan Timur yang dilakukan oleh Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau, Ciujung, Cidurian (BBWSC3) mulai dirasakan para petani di Kabupaten Serang.

Salah satunya mereka yang berada di wilayah Kecamatan Ciruas dan Kecamatan Pontang lantara air irigasi berkurang drastis.

RelatedPosts

Tradisi Bedolan Pamarayan

Ribuan Warga Meriahkan Tradisi Bedolan Pamarayan

Minggu, 18 Oktober 2026 09:32
Judi online

Pegawai Toko Curi Uang dan Gelapkan Laptop untuk Judi Online

Minggu, 18 Oktober 2026 09:23
Persita Persija

Sejumlah Suporter Terluka Usai Laga Persija Vs Persita di Banten International Stadium

Minggu, 18 Oktober 2026 08:18
Polresta Serang Kota

Razia Tempat Hiburan Malam, Polresta Serang Kota Amankan 52 Botol Miras

Minggu, 18 Oktober 2026 08:09

Seperti halnya yang terjadi di saluran irigasi yang melintasi Kecamatan Ciruas hingga Kecamatan Pontang yang biasanya penuh, saat ini debit airnya menyusut.

Pantauan di Desa Singamerta, Kecamatan Ciruas pada Senin 26 Agustus 2024, terlihat seorang petani bernama Munaceh sedang menyedot air irigasi agar dapat mengalir ke sawahnya. Hal itu dilakukan agar tanaman padinya dapat berkembang dengan baik dan tidak mengalami puso.

Berbekal mesin pompa miliki saudaranya, ia menyedot air irigasi yang mulai menyusut. Perlahan, tanah yang sebelumnya kering mulai basah teraliri air.

Sesekali ia pun terlihat membersihkan rumput-rumput yang mulai tumbuh di area sawahnya. Hal itu harus dilakukan lantaran usia padinya yang baru berusia 1 bulan yang rentan mati apabila tidak mendapatkan pasokan air yang cukup.

“Airnya lagi kosong sekarang, makanya pake mesin untuk nyedot airnya. Ini kesulitan air sudah seminggu,” kata Munaceh.

Ia mengatakan, dalam satu minggu, dirinya harus menyedot air irigasi tiga kali agar padinya dapat tumbuh dengan baik.

Ia mengaku, belum mengetahui mengenai informasi adanya buka tutup Bendungan Pamarayan. Ia pun berharap agar ketersediaan air di irigasi bisa tetap terjaga sehingga nantinya bisa tetap mengaliri sawahnya meskipun dengan menggunakan mesin.

“Semoga saja tidak sampai kering. Tapi dari tahun ke tahun kalau di sini ketersediaan airnya selalu ada,” pungkasnya.

Sementara itu salah seorang petani asal Desa Wanayasa, Kecamatan Pontang Syahrudin mengaku kondisi air irigasi tidak mengalir sudah sejak 15 hari terakhir. “Kurang lebih 15 hari ini air tidak jalan. Bahkan sudah tidak bisa mengalir melalui irigasi,” terangnya.

Ia mengatakan, untuk kondisi tanaman padinya saat ini berusia kurang lebih tiga bulan dan akan segera panen. Menurutnya pada usia seperti itu, kebutuhan terhadap air tidak terlalu besar. “Usia segitu ya butuh ga butuh untuk air, kalau ada air masuk ya lebih bagus. Perkiraan 15 hari lagi bisa panen, semoga hasilnya maksimal,” ungkapnya.

Diketahui, Kebijakan buka tutup diambil berdasarkan surat pemberitahuan yang dikeluarkan oleh Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau, Ciujung, Cidurian (BBWSC3) pada tanggal 19 Agustus 2024 mengenai penurunan elevasi muka air Sungai Ciujung.

Bahkan disebutkan dalam surat tersebut, adanya penurunan elevasi muka air Bendungan Pamarayan dengan rata-rata 0,03 Meter Diatas Permukaan Laut (MDPL) per hari.

Di dalam surat juga dijelaskan kondisi debit air Bendungan Pamarayan mengalami penurunan. Biasanya elevasi normal muka air yaitu di 13.00 MDPL, menjadi 12,25 MDPL. Atau mengalami penurunan hingga 0,75 MDPL pada saat surat tersebut diterbitkan.

Reporter: Ahmad Rizal Ramdhani
Editor: Agung S Pambudi

Tags: air irigasiBendungan Pamarayanbuka tutup sungai ciujungdkpp kabupaten serangkabupaten serangKecamatan CiruasKecamatan PontangMusim KemarauPemkab Serangpetani kabupaten serang
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Dukung Ria-Subadri, PDIP Kota Serang Beda Pandangan

Next Post

Apel Pasukan Pengamanan Pilkada 2024, Helldy Apresiasi Polres Cilegon

Next Post
Apel Pasukan Pengamanan Pilkada 2024, Helldy Apresiasi Polres Cilegon

Apel Pasukan Pengamanan Pilkada 2024, Helldy Apresiasi Polres Cilegon

Pemkot Serang Uji Coba Bus Listrik DAMRI 19–23 Oktober, Layani Dua Koridor

Pemkot Serang Uji Coba Bus Listrik DAMRI 19–23 Oktober, Layani Dua Koridor

Sabtu, 17 Oktober 2026 11:52
Legalitas panitia Muprov Kadin Banten

Bacalon Ketua Kadin Banten Pertanyakan Legalitas Panitia Muprov

Jumat, 16 Oktober 2026 14:39
Prakiraan Cuaca Banten Sabtu 17 Oktober 2026, Lebak Berpotensi Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Banten Sabtu 17 Oktober 2026, Lebak Berpotensi Hujan Ringan

Sabtu, 17 Oktober 2026 07:55
opwn bidding 12 jabatan eselin II

Pemkab Lebak Siapkan Open Bidding untuk 12 Jabatan Eselon II

Jumat, 16 Oktober 2026 14:10
Bupati Festival Budaya Pakuhaji

Bupati Maesyal Rasyid Buka Festival Budaya Pakuhaji, Dorong Pelestarian Budaya Lokal

Sabtu, 17 Oktober 2026 13:08
Sekolah Gratis Sasar Madrasah, Budi Prajogo Apresiasi Gubernur Banten

Sekolah Gratis Sasar Madrasah, Budi Prajogo Apresiasi Gubernur Banten

Selasa, 17 Maret 2026 14:08
Bupati Pandeglang Larang Kepala OPD Mudik Menggunakan Mobil Dinas

Bupati Pandeglang Larang Kepala OPD Mudik Menggunakan Mobil Dinas

Selasa, 17 Maret 2026 13:25

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Karcis parkir Kota Serang

Dishub Kota Serang Soroti Pungutan Parkir Tanpa Karcis

by Nahrul Muhilmi
Minggu, 18 Oktober 2026 11:58
0

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Serang mengimbau masyarakat meminta karcis resmi setiap kali membayar parkir. Langkah tersebut dinilai...

peran santri dalam pembangunan Banten

Gubernur Banten Sebut Santri Punya Peran Strategis dalam Pembangunan Daerah

by Yusuf Permana
Minggu, 18 Oktober 2026 11:55
0

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Gubernur Banten Andra Soni menegaskan pondok pesantren dan santri memiliki peran strategis dalam pembangunan daerah. Menurutnya, santri...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.