• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Pandeglang

Pelukis Asal Juhut Pandeglang Hasilkan 200 Karya Realis, Harga Capai Jutaan Rupiah

Moch. Madani Prasetia by Moch. Madani Prasetia
Senin, 9 September 2024 15:26
in Pandeglang, Utama
0
Pelukis Asal Juhut Pandeglang Hasilkan 200 Karya Realis, Harga Capai Jutaan Rupiah
0
SHARES
58
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID– Samsul Bahri (53), seorang pelukis asal Kampung Juhut, Kelurahan Juhut, Kecamatan Karang Tanjung, Kabupaten Pandeglang, menghasilkan ratusan karya seni lukis realis dengan berbagai jenis dan gaya yang unik.

Samsul Bahri yang telah menekuni hobinya sejak usia 8 tahun, mengatakan bahwa dirinya telah menciptakan sekitar 200 lukisan realis.

“Saya mulai melukis sejak kecil, dari umur 8 tahun saat masih di SD. Awalnya karena hobi dan bakat, jadi saya terus mendalami seni ini. Jenis lukisan yang saya tekuni adalah natural dan relief,” ungkapnya, Kamis 5 September 2024.

Keahlian melukis Samsul kini bukan hanya menjadi sarana menyalurkan hobi, tetapi juga menjadi sumber penghasilan bagi pria asal Kampung Juhut tersebut.

“Aliran saya kebetulan natural dan realis, jadi lukisannya seperti wajah, persawahan, atau pantai. Banyak yang memesan lukisan saya dari berbagai daerah seperti Serang, Tangerang, dan lainnya,” ucapnya.

Ia menjelaskan, harga lukisan yang dihasilkannya bervariasi tergantung pada ukuran dan tingkat kerumitannya, mulai dari ratusan ribu hingga jutaan rupiah.

“Harganya variatif, mulai dari Rp 200 ribu hingga Rp 5 juta. Misalnya, untuk lukisan foto wajah atau keluarga, harga bergantung pada pesanan dan tingkat kerumitannya,” ujarnya.

Samsul menambahkan, dengan bakat yang dimilikinya, ia ingin mendedikasikan seni lukis ini kepada masyarakat luas.

“Harapan saya adalah bisa mendedikasikan seni lukis ini kepada masyarakat, agar mereka bisa belajar dan mencintai seni lukis,” tuturnya.

Sementara itu, Lurah Juhut M. Syahrul mengaku sangat senang dengan berbagai potensi yang dimiliki warganya dalam berkarya, baik di bidang seni lukis, seni budaya, maupun usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Pada prinsipnya, ketika kita bisa mengembangkan potensi di wilayah, baik itu seni budaya maupun kekayaan alam yang ada di Kelurahan Juhut, kita bisa menonjolkan banyak karya dari warga Juhut,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pihaknya akan lebih mengapresiasi dan mengembangkan potensi ini dengan rencana membuat pameran (showcase) untuk menampilkan berbagai karya dari warga Kelurahan Juhut.

“Saya akan mencoba mendorong partisipasi dari Corporate Social Responsibility (CSR), karena pemerintah daerah saat ini sedang fokus pada infrastruktur. Diharapkan CSR bisa ikut mengembangkan atau menggali potensi yang ada di Kelurahan Juhut,” jelasnya.

Lurah Juhut menambahkan, dalam satu hingga tiga tahun ke depan, pihaknya akan berupaya mengangkat potensi wilayah ini dengan memanfaatkan kombinasi kekayaan alam, yang nantinya akan dipajang di pameran sehingga para pengunjung dapat melihat dan membeli produk-produk tersebut.

“Jadi nantinya bisa terjadi penjualan di Kelurahan Juhut ini, baik untuk produk UMKM maupun karya seni lainnya,” tandasnya.

Reporter: Moch Madani Prasetia
Redaktur: Agung S Pambudi

Tags: Bantenhobihobi lukiskabupaten pandeglangkarya budayakebudayaanKesenianlukisanlukisan realisPandeglangproduk lukisanSeni
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

bank bjb Tetapkan Susunan Komisaris Baru Pada RUPS Luar Biasa Tahun 2024

Next Post

Ratusan Petani Lebak Asuransikan Lahan Persawahan

Next Post
Ratusan Petani Lebak Asuransikan Lahan Persawahan

Ratusan Petani Lebak Asuransikan Lahan Persawahan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Cegah Risiko Penyakit Degeneratif, Mahasiswa Farmasi Universitas Esa Unggul Edukasi dan Skrining Warga Rawa Buaya

Cegah Risiko Penyakit Degeneratif, Mahasiswa Farmasi Universitas Esa Unggul Edukasi dan Skrining Warga Rawa Buaya

by Redaksi
Rabu, 9 September 2026 19:05
0

Mahasiswa Program Studi Farmasi Universitas Esa Unggul Powered by Arizona State University terus memperkuat peran perguruan tinggi dalam meningkatkan kesadaran...

PJJ Kota Serang Diperpanjang hingga 11 September, Dindikbud Pantau Efektivitas Pembelajaran

PJJ Kota Serang Diperpanjang hingga 11 September, Dindikbud Pantau Efektivitas Pembelajaran

by Nahrul Muhilmi
Rabu, 9 September 2026 16:39
0

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID - Pemerintah Kota (Pemkot) Serang kembali memperpanjang pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) bagi seluruh satuan pendidikan menyusul kondisi...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.