SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Vokalis Setia Band Charly Van Houten kembali memeriahkan senam bahagia bersama Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Serang Ratu Rachmatu Zakiyah dan Najib Hamas di Kecamatan Padarincang dan Kecamatan Anyar.
Dalam kesempatan tersebut hadir pula Bakal Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Banten Andra Soni dan Achmad Dimyati Natakusumah. Mereka menyapa warga yang ada di Kecamatan Padarincang.
Di lokasi tersebut Charly disambut oleh ribuan warga yang mayoritas perempuan. Charly kemudian menyanyikan beberapa lagu untuk menghibur warga yang hadir. Charly tidak sendirian ia ditemani oleh Gitaris Setia Band Dedy Sudrajat serta Ely Sugigi dan Givri Taj KDI.
Dalam Sambutannya, Bakal Calon Bupati Serang Ratu Rachmatu Zakiyah mengaku bahagia, karena di hari ini dirinya bisa ditemani oleh Bakal Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Banten Andra-Dimyati.
“Pagi ini spesial karena hari ini saya didampingi oleh Bakal Calon Gubernur Banten, Andra Soni dan wakilnya Dimyati. Saya juga didampingi wakil bupati saya yakni pak Najib,” katanya, Rabu 18 September 2024.
Pada kesempatan itu, Zakiyah meminta dukungan dari seluruh warga Padarincang agar dirinya bisa memenangkan kontestasi Pilkada 2024.
“Saya bersama Najib Hamas mohon doa restu dan dukungan bapak ibu di Padarincang yang ingin perubahan. Mau bahagia? Oleh karena itu saya tidak akan berjanji saga akan buktikan yang terbaik untuk masyarakat Kabupaten Serang,” ungkapnya.
Salah satu program yang ingin diselesaikan dalam waktu dekat ialah persoalan sulitnya memperoleh pekerjaan.
“Kita tahu pengangguran di Kabupaten Serang tinggi, cari kerja harus pakai uang. Oleh karena itu jika saya diberi amanah jadi bupati saya akan sikat hepeng di perusahaan, agar mudah cari pekerjaan di Kabupaten Serang, saya punya niat tulus jadikan Kabupaten Serang lebih baik lagi ke depan,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Vokalis Setia Band Charly Van Houten mengajak warga Kabupaten Serang memilih Ratu Rachmatu Zakiyah dan Najib Hamas di Pilkada Kabupaten Serang.
“Saya sebelumnya sudah ditawari kontrak oleh calon lain. Tapi tidak langsung saya terima karena harus tahu sosok yang akan saya dukung seperti apa. Jangan sembarangan karena memilih pemimpin kewajiban yang harus benar bukan memilih karena keterpaksaan karena mereka layak jadi pemimpin kita,” pungkasnya.
Editor: Abdul Rozak











