• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Berita Utama Pendidikan

Turnitin dan UPH Bahas Transformasi Edukasi di Era AI, Ini Hasilnya

Aas Arbi by Aas Arbi
Sabtu, 5 Oktober 2024 07:47
in Pendidikan, Tangerang
Turnitin dan UPH Bahas Transformasi Edukasi di Era AI, Ini Hasilnya

UPH menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertajuk Elevating Learning and Teaching: The Synergy of AI and Assessment pada 26 September 2024 di UPH kampus Lippo Village.

TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Artificial intelligence alias AI seperti pisau bermata dua. Di satu sisi kehadirannya membantu dalam pembelajaran atau pekerjaan, di sisi lain membuat manusia kerap menggunakannya sebagai jalan pintas.

Pelajar maupun mahasiswa yang saat ini mengenal generative AI seperti ChatGPT juga kerap menggunakannya untuk mengerjakan tugas yang sarat plagiarisme.

RelatedPosts

Lapak sampah ilegal di Sukadiri

Belasan Lapak Sampah Diduga Ilegal di Sukadiri Tangerang Dikeluhkan Warga

Rabu, 30 September 2026 14:40
Lapak sampah ilegal di Sukadiri

Lapak Pengolahan Sampah Diduga Ilegal Marak di Desa Gintung, Warga Keluhkan Minimnya Penanganan

Rabu, 30 September 2026 14:08
Lapak sampah ilegal di Sukadiri

Belasan Lapak Sampah Diduga Ilegal di Sukadiri Tangerang Dikeluhkan Warga

Rabu, 30 September 2026 13:56
Sowan ke Pimpinan Daerah, ASLINMAS Kota Tangerang Perkuat Konsolidasi dan Sinergi Lintas Sektor

Sowan ke Pimpinan Daerah, ASLINMAS Kota Tangerang Perkuat Konsolidasi dan Sinergi Lintas Sektor

Rabu, 30 September 2026 09:38

Menanggapi hal ini, Universitas Pelita Harapan tidak pernah berhenti untuk memberikan edukasi mengenai AI dan perannya dalam dunia belajar dan mengajar.

Bersama Turnitin, software pendeteksi tulisan hasil AI, UPH menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertajuk Elevating Learning and Teaching: The Synergy of AI and Assessment pada 26 September 2024 di UPH kampus Lippo Village yang dihadiri oleh para akademisi.

Acara ini dihadiri oleh para pembicara yang terdiri dari Prof F Astha Ekadiyanto (Director of Center for Independent Learning/CIL Universitas Indonesia), Muhammad David Lung (Professional and Education Services Consultant Turnitin Indonesia), Carrie D’Ottavio (Principal Product Manager Turnitin), dan Jack Brazel Manager Development Turnitin Asia selaku moderator acara.

Rijanto Purbojo, Director of Center for Teaching and Learning (CTL) UPH, saat membuka menjelaskan bahwa acara kali ini sebagai wujud kerja sama antara UPH dengan Turnitin selama hampir lima tahun dalam melakukan similarity check di level institusi.

“Di tengah kemajuan teknologi AI, banyak dari kita kagum akan pengaruh yang diberikan. Teknologi yang terus berkembang perlu kita manfaatkan sekaligus antisipasi dampaknya, misalnya plagiarism,” katanya dikutip dari siaran pers, Sabtu, 5 Oktober 2024.

Untuk itu melalui kerja sama dengan Turnitin, UPH mengimplementasikan similarity check di Learning Management System (LMS) agar mahasiswa dan dosen dapat mengakses dan menggunakannya kapan saja. Similarity check bertujuan untuk mencegah plagiarisme dan mengedukasi mahasiswa untuk tetap mengutamakan integritas dalam penulisan karya ilmiah seperti tugas, tesis, maupun makalah.

James Thorley selaku Regional Vice President – APAC memercayai bahwa AI akan membuat dunia lebih baik, khususnya pendidikan. “Gunakanlah AI sebagai alat bantu ketika kamu sudah memiliki pengetahuan terlebih dahulu. Kamu tidak akan digantikan oleh AI, tetapi orang lain yang mampu menguasai teknologi AI akan menggantikanmu,” pesannya.

Sementara itu, Prof Astha sebagai pembicara mengatakan bahwa belajar tidak akan ada habisnya. Ia menjelaskan bahwa proses belajar seharusnya adalah proses fleksibel, mudah diakses, dan terjangkau. Hal ini sangat penting mengingat Indonesia sedang menuju golden age dan membutuhkan masyarakan dengan level pendidikan tinggi.

Menurutnya, pandemi Covid-19 lalu adalah momen yang mengharuskan masyarakat untuk fleksibel dan mengganti pola belajar dan mengajar dengan mengandalkan teknologi di rumah masing-masing. Terlebih dengan kemajuan teknologi AI saat ini bukanlah hal yang harus ditakutkan.

“Mari ubah perspektif kita. Mungkin bukan AI yang membawa dampak buruk, tapi cara kita memanfaatkan AI yang keliru. Kita harus paham ke depannya ada perkembangan pekerjaan dan skill baru, maraknya rekrutment pekerja lepas atau kontrak untuk kebutuhan ekonomi gig (kontrak jangka pendek), bergantinya sistem manual ke sistem otomatis (AI) sehingga pekerja dituntut untuk mau terus mengembangkan, memantapkan, dan meningkatkan skill untuk karier mereka. Untuk itu ke depannya dibutuhkan kemampuan utama seperti critical thinking, strategic team planning, kreativitas, empati, dan juga basic digital skills. Kemampuan ini tentunya tidak dapat digantikan oleh AI. Meski begitu, AI dan big data memiliki peran besar dalam pembelajaran,” ungkap Prof Astha.

Lebih lanjut, David dan Carrie juga menyampaikan betapa pentingnya orisinalitas dalam membuat suatu karya tulisan. Apalagi dengan ChatGPT yang sangat mudah digunakan oleh pelajar dan berpotensi menghasilkan plagiat karya.

David menjelaskan bahwa tantangan bagi pengajar di era digital adalah untuk jeli dalam memeriksa tugas siswanya. Agar mengetahui tugas yang murni dikerjakan siswa, Turnitin memiliki beberapa fitur yang bisa digunakan untuk memeriksa keaslian tugas siswa yaitu AI Writing Detection, Similarity Detection, dan Integrity Flags yang bisa digunakan untuk menemukan manipulasi teks.

Menambahkan David, Carrie juga menjelaskan bahwa perkembangan teknologi yang terlampau cepat seringkali membuat manusia harus mau dan mampu beradaptasi dengan cepat juga. “Kehidupan tidak lagi sama saat ChatGPT diluncurkan, sehingga Turnitin harus mengubah prioritas untuk fokus ke pengembangan deteksi AI writing. Integritas menjadi semakin rumit dan kompleks di era AI,” ucap Carrie.

Mereka pun menyampaikan bahwa Turnitin hadir dengan kesadaran untuk mencegah plagiarisme dan pelajar bisa menghasilkan karya ilmiah yang berintegritas. Bersama Turnitin, UPH berharap para mahasiswa dan dosen dapat menghasilkan karya ilmiah yang berintegritas, orisinal, dan bermanfaat bagi kehidupan masyarakat. Hal ini menjadi cara untuk mendorong mahasiswa siap menjadi lulusan yang takut akan Tuhan, kompeten, dan berkontribusi positif bagi masyarakat.

Editor : Aas Arbi

Tags: AIartificial intelligenceChatGPTpendidikanPerguruan TinggiPlagiarismeUniveritas Pelita HarapanUPH
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Andra Soni Sebut Banyak Warga Banten Putus Sekolah Akibat Biaya Pendidikan Mahal

Next Post

Guru Besar UIN Jakarta Tanggapi Rencana Cuti Massal Hakim di Indonesia

Next Post
Guru Besar UIN Jakarta Tanggapi Rencana Cuti Massal Hakim di Indonesia

Guru Besar UIN Jakarta Tanggapi Rencana Cuti Massal Hakim di Indonesia

Pelantikan ASN Pemprov Banten

Sekda Banten Lantik 16 Pejabat Fungsional, Berikut Daftarnya

Selasa, 29 September 2026 13:05
dua PNS di lebak dikenakan indispiliner

Dua PNS Pemkab Lebak Indisipliner, Satu Dipecat

Selasa, 29 September 2026 16:37
Pengangkatan PPPK paruh waktu

Wacana Pengangkatan PPPK Menjadi ASN, Pemkab Tangerang Tunggu Regulasi dari Pusat

Selasa, 29 September 2026 13:53
konstruksi Jalan Tol Serang-Panimbang Seksi 3A

Pembangunan Konstruksi Jalan Tol Serang-Panimbang Seksi 3A Ditargetkan Rampung November 2026

Senin, 28 September 2026 14:28
2 ASN Dipecat dan 7 Lainnya Disanksi, Kepala BKD Banten: Pimpinan OPD Punya Tanggung Jawab

2 ASN Dipecat dan 7 Lainnya Disanksi, Kepala BKD Banten: Pimpinan OPD Punya Tanggung Jawab

Senin, 28 September 2026 11:18
alan Tol Serang-Panimbang, Ruas Tol Rangkasbitung-Cileles

Konektivitas Banten Selatan Makin Dekat, Tol Rangkasbitung–Cileles Masuk Uji Laik Fungsi dan Operasi

Senin, 28 September 2026 19:56
Penggunaan BBM

Polda Banten Gerebek Tempat yang Diduga Jadi Tempat Penimbunan BBM di Cilegon

Selasa, 29 September 2026 10:22

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

enilaian Kesehatan Koperasi Cilegon

70 Koperasi di Cilegon Dinilai, 11 Berstatus Sehat dan 31 Cukup Sehat

by Adam Fadillah
Rabu, 30 September 2026 16:19
0

CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Sebanyak 70 koperasi di Kota Cilegon menjalani penilaian kesehatan koperasi tahun buku 2025. Hasilnya, 11 koperasi dinyatakan...

gajih pppk diambil alih pusat

Gajih PPPK Diambil Alih Pusat, Pemkab Lebak Akan Alihkan Untuk Pemenuhan Madatory Spending dan Belanja publik

by Nurabidin
Rabu, 30 September 2026 16:11
0

LEBAK, RADARNANTEN.CO.ID- Sekda Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebal Halson Nainggolan menyatakan, Pemkab Lebak masih menunggu kepastian pemerintah pusat terkait skema pembiayaan...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.