• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Pandeglang

Hujan, Gunung Aseupan Tetap Ramai Wisatawan

Purnama Irawan by Purnama Irawan
Minggu, 3 November 2024 21:39
in Pandeglang, Utama
0
Hujan, Gunung Aseupan Tetap Ramai Wisatawan
0
SHARES
958
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

PANDEGLANG – Puncak Gunung Aseupan ramai dikunjungi oleh ratusan wisatawan yang mendaki melalui jalur pendakian Kampung Kaduhejo, Desa Sukaraja, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pandeglang.

Ratusan wisatawan yang mendaki ke Puncak Gunung Aseupan berasal dari Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Tangerang Selatan, dan Kabupaten Serang.

Jalur pendakian yang ramai dikunjungi wisatawan melalui basecamp Kampung Kaduhejo, Desa Sukaraja merupakan jalur baru yang telah dibuka secara resmi pada tanggal 27 Agustus 2024.

Ketua Pengelola Basecamp Pendakian Gunung Aseupan via Kaduhejo, Encuk Sukarna, mengatakan, setiap libur akhir pekan ratusan orang wisatawan mendaki Gunung Aseupan.

“Melalui Basecamp Kampung Kaduhejo. Jalur ini merupakan jalur baru hasil kesepakatan masyarakat yang kemudian kita urus ke Dinas Pariwisata dan bekerja sama dengan Perhutani,” katanya kepada Radarbanten.co.id, Minggu, 3 November 2024.

Encuk menjelaskan, pendakian melalui jalur Kaduhejo ini tetap ramai sekalipun saat ini kondisinya hujan. Setiap pendaki dikenakan tarif Rp 30.000.

“Dari tarif Rp 30.000 sebesar 45 persennya untuk Perhutani, lalu yang 55 persen sisanya itu sebesar 20 persen kita alokasikan untuk sarana ibadah karena memang tujuan pertama membuka ini untuk pendapatannya buat merehab masjid,” katanya.

Kemudian, dari sisa sebesar 35 persen, sebesar 5 persen diberikan kepada Lembaga Masyarakat Desa Hutan.

“Nah, yang 30 persennya itu untuk kepentingan sosial. Contohnya di sini ada kegiatan untuk membangun kobong, ya untuk tempat pengajian anak-anak,” katanya.

Selanjutnya, membantu orang tidak mampu. Lalu untuk orang sakit itu yang disisihkan dari 55 persennya.

“Adapun untuk masyarakatnya kita ngambil dari parkiran. Contohnya, kayak anak-anak sini punya kegiatan parkir kendaraan itu kita kenakan tarif Rp 10 ribu untuk sepeda motor dan Rp 30 ribu untuk mobil,” katanya.

Uang Rp 10 ribu dari parkir juga dibagi. Sebesar Rp 2 ribu untuk kebersihan dan Rp 8 ribu untuk pemuda dan anak yang mengantarkan wisatawan ke puncak.

“Sebenarnya kalau melihat tenaga diberikan oleh pemuda sangat minim upah diterima. Sangat jauh, tidak cukup tapi karena ini untuk kepentingan masyarakat ya alhamdulillah pemuda kompak dan giat,” katanya.

Ibu rumah tangga warga Kampung Kaduhejo mengucapkan rasa syukur alhamdulilah dengan pembukaan jalur pendakian via Kampung Kaduhejo.

“Alhamdulilah setelah dibuka bisa berjualan gorengan, mi rebus, bakso, dan lainnya. Jadi ada tambahan penghasilan buat ekonomi keluarga,” katanya.

Editor: Agus Priwandono

Tags: bascamp kaduhejoGunung aseupanjalur pendakian barukabupaten pandeglangKecamatan Pulosaripendakipulosaripuncak gunung aseupanWisatawanwisatawan lokal
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Tiga Kepala Sekolah di Kota Serang Dilantik

Next Post

Pilkada Kota Serang 2024: Dianggap Tak Inovatif, Kontestan Tak Paham Akar Masalah di Kota Serang

Next Post
Pilkada Kota Serang 2024: Dianggap Tak Inovatif, Kontestan Tak Paham Akar Masalah di Kota Serang

Pilkada Kota Serang 2024: Dianggap Tak Inovatif, Kontestan Tak Paham Akar Masalah di Kota Serang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Indomaret Cabang Lebak Gelar Aksi Donor Darah Per Tiga Bulan, Wujud Kepedulian Sosial Karyawan

Indomaret Cabang Lebak Gelar Aksi Donor Darah Per Tiga Bulan, Wujud Kepedulian Sosial Karyawan

by Rajudin
Senin, 31 Agustus 2026 20:19
0

LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID — PT Indomarco Prismatama (Indomaret) Cabang Lebak kembali menggelar kegiatan bakti sosial donor darah di Ruang Training Center...

Wakil Bupati Tangerang Tekankan Penguatan Karakter Anak

by Mulyadi
Senin, 31 Agustus 2026 18:37
0

KABUPATEN TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah menekankan pentingnya penguatan pola asuh positif (positive parenting) dan literasi...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.