TANGSEL, RADARBANTEN.CO.ID – Pemkot Tangsel belum bisa menggunakan anggaran Rp 139 miliar untuk menyelenggarakan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Saat ini, pelaksanaan Program MBG di Tangsel dikover sepenuhnya oleh Badan Gizi Nasional (BGN) melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Wilayah Tangsel dan sudah berjalan dua pekan.
Kepala Dinaa Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Tangsel, Deden Deni, mengatakan, meski Program MBG sudah berjalan dua pekan, Pemkot Tangsel belum bisa berkontribusi dalam hal mengucurkan anggaran.
Ia mengatakan, Pemkot Tangsel sejatinya sudah menyiapkan anggaran Rp 139 mikiar di APBD Murni 2025. Anggaran ini akan digunakan untuk Program MBG.
“Sampai saat ini anggarannya belum bisa kami gunakan, karena belum ada
dan petunjuk pelaksana (juklak) dan petunjuk teknis (juknis) dari pemerintah pusat. Jadi sejauh ini kami hanya support data untuk Badan Gizi Nasional melaksanakan program ini. Kami belum bisa support anggaran,” ungkap Deden di ruang kerjanya, Senin, 20 Januari 2025..
Deden mengatakan, sampai sejauh ini pihaknya belum mendapat informasi terkait kapan anggaran Rp 139 miliar yang sudah disiapkan untuk Program MBG dapat dipergunakan.
“Belum, kami masih munggu. Belum ada informasi apa pun. Jadi ya sambil menunggu juklak juknis saja,” ujarnya.
Deden mengatakan, terdapat 7 titik sekolah di Tangsel yang sudah menerima Program MBG, di antaranya, SDN Lengkong Wetan 01, SDN Lengkong Wetan 02, Lengkong Gudang, SDN Lengkong Gudang Timur, SMP Falatehan, MI Falatehan, dan SMA Falatehan.
Editor: Agus Priwandono

