CILEGON,RADARBANTEN.CO.ID-Angka inflasi di Kota Cilegon mengalami penurunan dari bulan sebelumnya, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Cilegon pastikan stabilitas harga pangan.
Angka inflasi di Kota Cilegon yang sebelumnya di angka 2,79% mengalami penurunan menjadi 1,12 persen salah satunya adalah berkat berbagai program yang dilaksanakan oleh TPID.
TPID sendiri menyiapkan sejumlah strategi dan program untuk menangani, dan menekan angka inflasi di Kota Cilegon menjelang bulan suci Ramadan yang biasanya harga bahan pokok mengalami kenaikan.
Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DPKP) Kota Cilegon M Ridwan dalam penyampaiannya di Aula Setda Kota Cilegon, pada Selasa (25/2) menyampaikan sejumlah upaya yang akan dan tengah diupayakan.
” Pertama kami menyampaikan program Gerakan Pangan Murah dengan pagu anggaran sekitar Rp37 juta, tujuanya adalah untuk menjaga stabilitas harga pangan, bener kita sudah lakukan juga dalam bentuk operasi pasar, ” tutur Ridwan.
Berikutnya Ridwan juga menyampaikan mengenai program Pemanfaatan Pekarangan, salah satunya dengan Program Wanita Tani, tujuannya untuk meningkatkan ketahanan pangan dan pendapatan keluarga.
“Kami juga ada program Pemanfaatan ketersediaan pasokan pangan strategis, tujuannya adalah untuk melakukan pengawasan ketersediaan, kelancaran distribusi dan keterjangkauan harga bahan pangan, ” tambahnya.
Ridwan menerangkan bahwa Inflasi merupakan tantangan ekonomi yang dapat mempengaruhi daya beli dan stabilitas keuangan individu dan keluarga.
“Dinas ketahanan pangan memiliki peran penting dalam pengendalian inflasi, terutama inflasi yang disebabkan oleh kenaikan harga bahan pangan, ” terangnya.
Wakil Walikota Cilegon, Fajar Hadi Prabowo saat diwawancara usai kegiatan High Level Meeting TPID menyampaikan bahwa pemkot telah menyiapkan sejumlah program.
“Yah kita ada rencana bagi bagi sembako salah satunya yah, kita ada schedule ya, ada schedule-nya juga kita juga memberikan bantuan buat masyarakat kita gitu ya. Nanti akan di rilis yah, ” terangnya.
Reporter : Adam Fadillah
Editor: Agung S Pambudi











