PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID– Bupati Pandeglang Rd Dewi Setiani berkomitmen menurunkan angka kemiskinan ekstrem dan swasembada pangan di Kabupaten Pandeglang. Penurunan angka kemiskinan ekstrem dan stunting juga bagian dari program pemerintah pusat.
Menurut Bupati Pandeglang Rd Dewi Setiani, isu kemiskinan ekstrem dan pangan masih menjadi persoalan yang perlu mendapat penanganan yang baik, termasuk oleh para kepala daerah.
“Untuk itu Kami (Dewi-Iing, red) berkomitmen untuk menyukseskan program penurunan kemiskinan ekstrem dan stunting di Kabupaten Pandeglang. Melalui kebijakan yang inklusif serta kolaborasi dengan semua pihak,” katanya dalam rilis diterima RADARBANTEN.CO.ID, Rabu, 26 Februari 2025.
Bupati Dewi mengungkapkan, kaitan penurunan angka kemiskinan ektrem dan stunting juga menjadi program dari pemerintah pusat. Hal itu telah disampaikan oleh Menko Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar dalam acara retret di Magelang.
“Beliau menyampaikan soal kemiskinan ekstrem dan swasembada pangan. Nah apa yang menjadi goal pemerintah pusat secara umum sama seperti yang menjadi janji politik Dewi-Iing,” katanya.
Janji politik dituangkan melalui visi misi yang menyoal tentang infrastruktur dasar. Kemudian akses pendidikan, kesehatan, perekonomian unggulan, pemberdayaan UMKM berbasis pondok pesantren, investasi, ekonomi kreatif, kemandirian fiskal, stunting, kemiskinan ekstrem, hingga mewujudkan tata kelola pemerintahan yang profesional dan adatif.
“Dalam visi misi Dewi-Iing terdapat delapan program unggulan Asta Cita Pandeglang yang selaras dengan Asta Cita Bapak Presiden Prabowo. Sekali lagi kami berkomitmen untuk menyukseskan program Bapak Presiden Prabowo,” katanya.
Sementara itu, Menko Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar mengungkapkan, pada saat ini pemerintah tengah berupaya keras untuk mengatasi persoalan tersebut.
“Sejumlah kebijakan juga terus diperkuat seperti penyaluran bantuan sosial (bansos). Perluasan pembukaan lapangan pekerjaan, pemberian subsidi energi bagi kalangan yang membutuhkan, dan peningkatan layanan sosial,” katanya.
Oleh karena itu, Menko Muhaimin mengajak para kepala daerah untuk menuntaskan persoalan tersebut. Kementeriannya secara khusus mendapatkan tugas besar untuk mengurangi angka kemiskinan dan meningkatkan pemerataan kesejahteraan.
“Menaikkan kelas dari kemiskinan menuju berdaya,” katanya.
Editor : Aas Arbi

