PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Wakil Gubernur Banten, Dimyati Natakusumah memberikan kabar baik bagi warga Pandeglang terkait peluang kerja di gedung baru UPTD RSUD Labuan.
Dimyati Natakusumah memastikan bahwa 30 persen pegawai di RSUD Labuan akan diisi oleh tenaga kerja dari daerah setempat.
Dimyati menjelaskan, rekrutmen pegawai rumah sakit tersebut akan mengutamakan warga lokal, khususnya dari Labuan dan Pandeglang.
“Oh iya, terkait tenaga kesehatan, pegawainya sudah disiapkan oleh dokter Ati. Jadi, untuk passing grade pertama itu, 30 persen untuk orang Labuan dan Pandeglang,” ungkapnya usai mengunjungi UPTD RSUD Labuan, pada Minggu 9 Maret 2025.
Menurutnya, kesehatan masyarakat menjadi prioritas utama, karena di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang sehat.
“Kita berharap angka kesehatan dan harapan hidup bisa meningkat hingga 80–90 persen. Di RSUD ini nanti akan ada banyak dokter spesialis untuk melayani masyarakat,” tutupnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten, Ati Pramudji Hastuti menyampaikan bahwa dalam waktu dekat ini rumah sakit yang baru tersebut sudah bisa membuka rekrutmen pegawai pada bulan Maret ini untuk memenuhi kebutuhan.
“Insyaallah, bulan Maret ini izin dari Kemendagri, Kemenpan-RB, dan Menteri Keuangan sudah keluar, sehingga kita bisa mulai merekrut pegawai,” ungkap Ati.
Ati menambahkan bahwa finalisasi persyaratan rekrutmen akan dilakukan sesegera mungkin pada pekan depan ini.
“Selasa ini kita akan finalisasi persyaratan rekrutmen, dan mudah-mudahan bulan Maret sudah bisa diumumkan. Harapannya, di minggu kedua April nanti sudah ada hasil dari rekrutmen ini,” katanya.
Selain itu, pihaknya mempunyai jeda waktu sekitar dua minggu untuk melatih pegawai yang lolos rekrutmen sebelum mulai bertugas. Hal ini dilakukan untuk memastikan kesiapan dalam memberikan layanan kesehatan.
Ati Pramudji Hastuti mengungkapkan bahwa kebutuhan pegawai di satu rumah sakit mencapai 351 orang, di luar dokter spesialis. Dengan adanya dua rumah sakit milik Pemprov Banten, total kebutuhan pegawai mencapai lebih dari 700 orang.
“Karena kita punya dua rumah sakit, berarti ada sekitar 700 pegawai yang akan direkrut. Sementara itu, untuk dokter spesialis, mekanisme rekrutmennya berbeda,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa hingga saat ini, sudah ada 21 dokter spesialis atau 90 persen yang mendaftar dari total kebutuhan 24 orang dokter spesialis.
Ia menambahkan, setelah semuanya terpenuhi, rekrutmen pegawai lainnya untuk kebutuhan rumah sakit akan segera dilanjutkan.
Ati berharap kehadiran rumah sakit ini dapat meningkatkan akses layanan kesehatan yang berkualitas bagi masyarakat.
Menurutnya, bahwa Pemprov Banten berkomitmen untuk menambah rumah sakit di wilayah selatan.
“Saat ini ada 131 rumah sakit di Banten, tapi sebagian besar berada di Tangerang Raya. Sementara itu, Lebak yang wilayahnya luas hanya memiliki empat rumah sakit. Maka dari itu, ini perlu dikembangkan, peresmian rumah sakit insyaallah di bulan Mei untuk dimulai operasional,” tandasnya.
Reporter: Moch Madani Prasetia
Editor: Aditya

