• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Pandeglang

Pengangkatan CASN Ditunda, Honorer Pemkab Pandeglang Kecewa dengan Menpan RB

Purnama Irawan by Purnama Irawan
Selasa, 11 Maret 2025 05:59
in Pandeglang, Utama
0
Pengangkatan CASN Ditunda, Honorer Pemkab Pandeglang Kecewa dengan Menpan RB
0
SHARES
557
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Tenaga honorer di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang kecewa dengan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) RI, Rini Widyantini, karena penundaan pengangkatan Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) hasil seleksi tahun 2024.

Penundaan pengangkatan CASN itu dinilai menambah panjang ketidakjelasan nasib tenaga honorer.

Ketua Aliansi Honorer Nasional (AHN) Kabupaten Pandeglang, Andri Priyatna, mengatakan, semua tenaga honorer kecewa dengan keputusan pemerintah itu.

“Keputusan penundaan pengangkatan ini melukai para tenaga honorer. Seharusnya diselesaikan di tahun ini, bukan malah menunda sampai tahun 2026,” katanya kepada RADARBANTEN.CO.ID melalui sambungan telepon selulernya, Senin, 10 Maret 2025.

“Kan tidak semua lulus dan yang lulus juga ditunda. Sehingga membuat tenaga honorer ini menjadi bahan permainan orang elite untuk mengamankan kekayaannya,” tukas Andri.

Pejundaan pengangkatan CASN itu membuat kaget sekaligus kecewa. Sebab, sebelumnya sudah dijanjikan dan sudah diatur dalam peraturan dan bahkan anggaran untuk pembayaran gajinya sudah disiapkan pada tahun ini.

“Apabila ditunda, lalu dikemanakan anggarannya. Jangan sampai anggaran buat kami malah dialihkan ke hal lain,” katanya.

Dengan adanya penundaan pengangkatan CASN, maka kurang lebih ada 1,7 juta tenaga honorer tidak mendapatkan kejelasan.

“Tidak mendapat sebuah kepastian yang sudah bertahun-tahun sudah mengabdi, mereka sendiri bekerja tanpa tanda jasa. Bahkan sebagian besar dari mereka juga tidak memiliki  BPJS Ketenagakerjaan,” katanya.

Padahal, Undang-Undang Ketenagakerjaan mengharuskan setiap pekerja menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.

“Khususnya tenaga honorer teknis yang saat ini masih banyak terisa di setiap dinas dan instansi. Di Kabupaten Pandeglang kurang lebih masih ada sisa sebanyak 5.272 tenaga honorer yang berharap pada tahun ini bisa mendapatkan kesejahteraan,” katanya.

Para tenaga honorer yang belum diangkat ini merupakan mereka yang terlahir dari petani, buruh harian lepas, dan lainnya.

“Dan di antara mereka ini bisa dipastikan sudah pada berkeluarga. Sudah punya anak, istri yang berharap bisa mendapatkan kesejahteraan karena sudah mengabdi puluhan tahun,” katanya.

Andri berharap, keputusan pemundaan pengangkatan PNS dan PPPK itu dicabut. Dikarenakan ketika dilakukan penundaan kasihan kepada mereka yang mendekati waktu pensiun.

“Bisa jadi harusnya mereka diangkat tahun ini karena batal, maka tahun depan bisa saja sudah pensiun. Tahun ini dilakukan penundaan maka tidak menutup kemungkinan tahun depan ada penundaan lagi karena memang sekarang saja jelas ada aturannya dilabrak, apalagi nanti,” katanya.

Oleh karena itu, ia dan tenaga honorer lainnya akan terus memperjuangkan nasibnya.

“Karena perlu diketahui tidak semua daerah memiliki kemampuan memberikan gaji honorer yang pas. Kalau yang PAD-nya besar maka bisa gaji besar tapi kalau Pandeglang tentu di Banten paling kecil,” katanya.

Kecilnya upah tenaga honorer di Pandeglang ini sudah seharunya menjadi perhatian dari pemerintah, khususnya dari Bupati dan Wakil Bupati Pandeglang yang baru dilantik.

“Nanti kita juga mau minta waktu untuk audiensi. Karena memang memiliki harapan besar agar kami para tenaga honorer juga mendapatkan perhatian dan jaminan BPJS Ketenagakerjaan,” katanya.

Jaminan BPJS Ketenagakerjaan sangat penting dimiliki oleh pekerja, termasuk para tenaga honorer.

“Bagaimana kalau mereka terjadi kecelakaan, bagiamana saat bertugas, anak istrinya tidak mendapatkan apa-apa. Dengan diikutsertakan BPJS Ketenagakerjaan tentunya bisa membantu meringankan biaya keluarga korban,” katanya.

Analis SDM Aparatur pada Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Pandeglang, Juwita Mutachirriyah, mengatakan bahwa penundaan pengangkatan CASN itu kewenangan dari Pemerintah Pusat.

“Tapi kalau kami di daerah tetap berkerja. Saat ini masih terus dilakukan memproses pengusulan NIP PPPK dan CASN,” katanya.

Editor: Agus Priwandono

Tags: ahn pandeglangASNBKNCASNMenpan RBPNSPPPKTenaga Honorertenaga honorer gurutenaga honorer kesehatantenaga honorer teknis
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Wagub Banten Pastikan 30 Persen Pegawai RSUD Labuan dari Pandeglang

Next Post

DPUPR Pandeglang Perbaiki Jembatan Cihuni

Next Post
DPUPR Pandeglang Perbaiki Jembatan Cihuni

DPUPR Pandeglang Perbaiki Jembatan Cihuni

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

tps liar di lebak

DLH Lebak Angkut 15 Ton Sampah di Ruas Jalan Rangkas-Cikande

by Nurabidin
Minggu, 6 September 2026 21:00
0

LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lebak kewalahan mengangkut tumpukan sampah yang dibuang masyarakat di jalan raya Rangkasbitung-Cikande....

Pandeglang

Pasca Erupsi Gunung Anak Krakatau, Disdikpora Pandeglang Terbitkan SE Tentang Pembelajaran Jarak Jauh

by Purnama Irawan
Minggu, 6 September 2026 20:48
0

PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID - Pemerintah Kabupaten Pandeglang melalui Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Pandeglang menerbitkan Surat Edaran Nomor: 400.3/3-DISDIKPORA/2026...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.