• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Berita Utama

Sopir Angkutan Umum di Pandeglang Keluhkan Banyaknya Travel Gelap yang Beroperasi

Moch. Madani Prasetia by Moch. Madani Prasetia
Kamis, 20 Maret 2025 11:06
in Berita Utama, Kabupaten Serang, Pandeglang
0
Sopir Angkutan Umum di Pandeglang Keluhkan Banyaknya Travel Gelap yang Beroperasi

Angkutan Umum di Terminal Kadubanen Pandeglang sepi penumpang, keluhkan terkait keberadaan travel gelap/Moch Madani Prasetia

0
SHARES
87
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID–Sejumlah sopir angkutan umum, termasuk angkot, bus, dan Elf di Terminal Kadubanen, mengeluhkan masih maraknya travel bodong alias travel gelap yang ikut mengangkut pemudik meski tidak memiliki trayek resmi.

Para sopir menilai keberadaan travel gelap merugikan mereka karena mengambil penumpang tanpa izin.

Salah seorang sopir bus Elf di Terminal Kadubanen, Endang mengeluhkan maraknya travel gelap selama masa mudik Lebaran yang berdampak langsung pada pendapatannya.

Ia menyebut jumlah penumpang yang menggunakan angkutan resmi semakin berkurang akibat keberadaan travel gelap atau bodong tersebut.

“Penghasilan berkurang banyak, pusing narik selalu kosong. Apalagi BBM premium sekarang mahal,” ungkapnya, Rabu 19 Maret 2025.

Menurutnya, keberadaan travel bodong ini bukanlah hal baru. Ia menuturkan praktik ini sudah berlangsung selama lima tahun terakhir, namun belum ada tindakan tegas dari pemerintah.

“Sudah lima tahun, banyak travel gelap kita sering lapor ke pemerintah setempat, tapi responsnya cuma PHP (pemberi harapan palsu). Mungkin nanti insyaallah kita akan menghadap ke Polda Banten,” tegasnya.

Ia menjelaskan, travel gelap yang beroperasi di wilayah Pandeglang berasal dari Jakarta, Tangerang, dan Pandeglang Selatan.

Travel gelap ini disebut kerap menggunakan minibus dan mengambil penumpang yang seharusnya menggunakan angkutan resmi.

“Biasanya mereka beroperasi siang dan malam. Kalau di terminal jarang ambil penumpang, paling banyak di luar. Kalau ada yang bilang itu rombongan keluarga, saya rasa bohong, karena saya sering lihat,” ujarnya.

Sebagai sopir asal Pandeglang Selatan, ia mengaku bisa membedakan mana penumpang keluarga dan mana yang bukan. Termasuk kendaraan online atau bukan.

Ia pun berharap pihak berwenang segera menindak praktik ini agar persaingan tetap sehat.

“Saya ingin pihak terkait bertindak, kasihan pengemudi angkutan umum. Pendapatan kami turun drastis, yang biasanya bisa setor Rp300 ribu, sekarang Rp150 ribu saja susah,” keluhnya.

Sementara itu, Ketua Organda Kabupaten Pandeglang, Muhamad Alan saat dihubungi melalui sambungan telepon, ia mengungkapkan bahwa aduan terkait maraknya travel gelap telah diteruskan ke DPD Organda Banten untuk ditindaklanjuti.

“Ya, sudah kami sampaikan ke Ketua Organda Banten Dishub Kabupaten Pandeglang dan juga ke Dishub Provinsi. Nanti kami akan berkoordinasi dengan pihak terkait lainnya,” kata Alan saat dihubungi melalui sambungan telepon selulernya.

Editor: Agung S Pambudi

Tags: angkotAngkutan umumBantenkabupaten pandeglangkeluhan sopirorgandaPandeglangPemerintah Daerahtravel gelaptravel gelap beroperasi
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Dewan Minta Jabatan Kosong di Pemkab Serang Segera Diisi, Soalnya Sudah Lama Sekali

Next Post

Soal Travel Gelap, Polisi dan Pemkab Pandeglang Akan Lakukan Ini Selama Mudik Lebaran

Next Post
Soal Travel Gelap, Polisi dan Pemkab Pandeglang Akan Lakukan Ini Selama Mudik Lebaran

Soal Travel Gelap, Polisi dan Pemkab Pandeglang Akan Lakukan Ini Selama Mudik Lebaran

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Gunung Anak Krakatau Erupsi Berkali-kali, Dentuman Terdengar hingga Patia

Anak Krakatau Menguji Mental Kita

by Redaksi
Selasa, 8 September 2026 06:20
0

Penulis: Dr. Imam Ahmad Amin, M.Psi., Wakil Rektor I Universitas Muhammadiyah Banten Ada sesuatu yang berbeda ketika Krakatau kembali bergemuruh....

Golkar Banten Bagikan Masker kepada Warga Terdekat Gunung Anak Krakatau

Golkar Banten Bagikan Masker kepada Warga Terdekat Gunung Anak Krakatau

by Abdul Rozak
Senin, 7 September 2026 22:20
0

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID - Partai Golkar Provinsi Banten turun tangan membantu masyarakat mengantisipasi dampak negatif abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.