PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Jalan poros desa di Kabupaten Pandeglang saat ini kondisinya banyak yang rusak. Jalan poros desa adalah jalan yang menghubungkan antar desa.
Jalan poros ini merupakan jalur utama yang digunakan warga untuk menjalankan aktivitas sehari-hari. Adapun tahun 2025 ini, jalan poros desa masuk dalam visi misi Gubernur dan Wakil Gubernur Banten periode 2025-2030 Andra Soni-Dimyati Natakusumah.
Yakni melalui program Bang Andra (Pembangunan Jalan Desa Sejahtera) yang akan direalisasikan di tahun 2025.
Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani menyambut baik program Bang Andra.
“Kadang-kadang kan enggak kebagian anggaran untuk perbaikan jalan. Jadi kan masyarakat protes,” katanya yang dikutip Radar Banten dari tayangan video yang diposting di Instagram, @rd.dewisetiani, Minggu, 30 Maret 2025.
Jalan poros desa yang rusak menuai banyak protes dari masyarakat dan netizen. Padahal jalan poros desa itu jalan kewenangan desa.
“Masyarakat, netizen tidak tahu, itu jalan desa, jalan kabupaten, jalan provinsi, jalan nasional, enggak mau tahu. Padahal justru banyaknya jalan rusak itu, jalan-jalan poros desa,” katanya.
Banyaknya jalan poros desa masih rusak ini menjadi perhatian dari Gubernur dan Wakil Gubernur baru di Banten.
“Nah ini yang akan kita kawal tahun ini, di provinsi ada programnya juga. Nanti insyaallah akan kita boyong lebih banyak nanti untuk ke Kabupaten Pandeglang, nama programnya Bang Andra (Pembangunan Jalan Desa Sejahtera),” katanya.
Salah satu jalan poros desa menjadi contoh ialah jalan poros Desa Sumurlaban, Kecamatan Angsana. Menjadi contoh bahwa pembangunan jalan poros desa dengan kualitas betonisasi dapat diwujudkan ke depan melalui program Bang Andra.
“Kami akan terus berkoordinasi dengan Bapak Gubernur dan Wakil Gubernur Banten untuk memprioritaskan pembangunan jalan poros desa di Kabupaten Pandeglang,” katanya.
Editor : Aas Arbi











