SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Film Norma: Antara Mertua dan Menantu adalah film drama Indonesia yang diangkat dari kisah nyata yang terjadi di Kota Serang, Banten, pada akhir tahun 2022.
Film ini mengisahkan perjalanan hidup Norma Risma yang mengalami penghianatan dari dua orang terdekatnya: suaminya, Irfan, dan ibunya sendiri, Rina.
Norma Risma, seorang wanita muda yang penuh cinta dan harapan, menikah dengan Irfan, pria yang selama ini ia cintai. Pernikahan mereka awalnya berjalan harmonis, penuh dengan kebahagiaan dan kebersamaan. Norma merasa beruntung memiliki suami yang perhatian dan keluarga yang mendukung, terutama ibunya, Rina, yang selalu hadir dalam setiap fase hidupnya.
Namun, kebahagiaan itu mulai terganggu ketika Norma melihat perubahan sikap Irfan. Suaminya mulai sering pulang larut malam, menghindari percakapan, dan tampak lebih tertutup. Norma berusaha mengabaikan rasa curiganya, berpikir bahwa mungkin Irfan hanya lelah dengan pekerjaannya.
Seiring berjalannya waktu, sikap Irfan semakin mencurigakan. Norma mencoba mencari tahu penyebab perubahan suaminya. Suatu hari, ia menemukan pesan-pesan mencurigakan di ponsel Irfan, yang ternyata berasal dari seseorang yang sangat tidak diduga, ibunya sendiri, Rina.
Dunia Norma seketika runtuh. Bagaimana mungkin suaminya berselingkuh dengan ibunya? Norma mencoba menyangkal kenyataan itu, tetapi bukti demi bukti semakin menguatkan dugaan tersebut. Ia merasa dikhianati oleh dua orang yang paling ia percayai dalam hidupnya.
Dengan hati yang hancur, Norma berusaha menghadapi Irfan dan Rina. Namun, keduanya tidak menunjukkan rasa bersalah. Justru, mereka membela diri dan menganggap hubungan mereka sebagai sesuatu yang tidak bisa dihindari. Norma merasa terpojok, tidak tahu harus berpihak kepada siapa.
Kabar perselingkuhan ini akhirnya tersebar di lingkungan sekitar. Norma semakin tertekan karena menghadapi tatapan kasihan dan bisikan-bisikan orang lain. Namun, di tengah keterpurukan, ia menemukan dukungan dari sahabatnya yang membantunya bangkit dari rasa sakit.
Norma kemudian memutuskan untuk tidak tinggal diam. Ia mencari keadilan dan mencoba mengungkap kebenaran di hadapan semua orang. Meski terasa berat, ia yakin bahwa dirinya tidak boleh terus-menerus menjadi korban dari penghianatan ini.
Dalam perjalanan mencari keadilan, Norma menghadapi berbagai tantangan, termasuk tekanan mental dari keluarga dan lingkungan. Namun, ia tetap teguh pada pendiriannya, percaya bahwa dirinya pantas mendapatkan kehidupan yang lebih baik.
Dengan kekuatan dan keberanian, Norma akhirnya berhasil keluar dari bayang-bayang kelam masa lalunya. Ia mulai membangun kembali hidupnya, meskipun bekas luka dari penghianatan itu akan selalu ada.
Editor: Mastur Huda











