SERANG,RADARBANTEN.CO.ID-Pria berusia 60 tahun bernama Nono Suhartono asal Desa Karang Suraga, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang menciptakan berbagai kerajinan tangan unik yang dibuat dari cangkang kerang. Kegiatan tersebut telah digeluti selama kurang lebih 40 tahun lamanya.
Ada berbagai jenis kerajinan yang lahir dari tangan kreatif Nono. Mulai dari miniatur hewan seperti burung merak, kura-kura, gajah, badak, jerapah, dinosaurus dan karakter hewan-hewan lainnya.
Selain miniatur hewan, ada pula kerajinan tangan lainnya yang berhasil diciptakan. Seperti gantungan kunci, hiasan dinding, hiasan meja, bingkai foto serta lain sebagainya total ada sebanyak 40 jenis kerajinan.
Nono mengatakan, sudah menggeluti pembuatan kerajinan tangan dari cangkang kerang sejak tahun 1984 atau sekitar 40 tahun yang lalu.
Mulanya, ia yang tinggal di kampung Tawing yang tak jauh dari pesisir pantai, sering mengumpulkan cangkang kerang yang ia temukan di pinggir pantai untuk kemudian dibawa pulang ke rumahnya.
“Setelah lulus sekolah, sering main ke pantai, iseng-iseng ngumpulin cangkang kerang terus dibawa ke rumah. Cuma waktu itu ga tau fungsinya buat apa, hanya seneng aja,” katanya.
Seiring berjalannya waktu, cangkang kerang yang ia kumpulkan di rumah pun semakin banyak dan menumpuk.
Dari situ ia kemudian baru terfikir untuk membuat sebuah kerajinan dari cangkang kerang yang telah berhasil dikumpulkan karena melihat ada peluang ekonomi.
“Terpikir saat itu pasarnya terbuka lebar karena daerah wisata. Akhirnya dicoba membuat kerajinan dari kerang. Pas dipasarkan ternyata laku dan diminati,” tuturnya.
Sejak saat itu, ia kemudian semakin menekuni bidang tersebut. Bahkan saat ini sudah ada sebanyak 40 jenis kerajinan yang berhasil diciptakan.
“Kalau sekarang karena sudah berkembang, mulai dari hiasan dinding, cermin, jam, kaligrafi, bingkai foto, hiasan meja hingga souvenir pernikahan. Total sekitar ada 40 jenis,” ujarnya.
Ia mengatakan, setiap jenis kerajinan yang berhasil dibuat memiliki harga yang beragam, tergantung tingkat kesulitan, kerumitan hingga ukurannya.
“Harganya mulai dari Rp1.500 sampai ada yang Rp1 juta, misalnya bikin badak, bingkai koleksi dan hiasan dinding,” ujarnya.
Menurutnya, di kawasan wisata seperti pantai Anyar-Cinangka, tidak sulit untuk memasarkan produk-produk kerajinan tangan dari kerang.
Pasalnya ada banyak sekali destinasi wisata di Kabupaten Serang yang pastinya membuka peluang bisnis bagi siapapun.
“Bahkan banyak juga pesanan dari warga untuk souvenir pernikahan, lalu ada pesanan dari hotel-hotel dan dari berbagai kota dari banten,” ujarnya.
Ia mengaku, dalam satu hari mampu memproduksi kurang lebih sebanyak 100 produk dari dengan lima jenis produk yang berbeda.
“Biasanya untuk dijual ya buat beberapa motif, jadi satu hari paling 100. Beda kalau satu jenis ketika ada pesanan, jadi tiap hari bisa lebih banyak,” pungkasnya.
Reporter: Ahmad Rizal Ramdhani
Editor: Agung S Pambudi

