TANGERANG,RADARBANTEN.CO.ID-Kecamatan Larangan menjadi yang terparah terdampak banjir di Kota Tangerang.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang, Ubaidillah Ansar mengatakan, terdapat 11 titik banjir di Kecamatan Larangan dari 17 titik banjir di Kota Tangerang.
“Di Jalan Habib Novel, Kecamatan Larangan, banjir setinggi 60 cm dengan lokasi terdampak pemukiman. Lalu di Kelurahan Kreo Selatan, Kecamatan Larangan banjir setinggi 60 cm hingga 80cm. Sebanyak 20 warga dari 54 KK di RT 05, RW 04 sudah kami evakuasi,” jelas Ubaidillah, Senin 7 April 2025
Lanjut Ubaidilah, banjir para juga terjadi di Kecamatan Larangan lainnya. Seperti di Taman Cipulir Estate dan Jalan Duta Raya RW 07 yaitu jalan umum dan pemukiman dengan ketinggian air 40 cm hingga 120 cm.
Ubaidilah menegaskan, sederet penanganan awal sudah dilakukan, seperti koordinasi lintas daerah, monitor pintu air, penanganan drainase tersumbat dan aktivasi pompa oleh DPUPR, menurunkan perahu dan evakuasi warga oleh BPBD.
“Semua sudah dan terus bergerak sambil melihat kondisi air dan lapangan lintas wilayah,” jelasnya.
Menurutnya, posko pengungsian sudah dibangun di Musala Nurul Hikmah, Jalan H. Daiman, Gang H. Risin.
“Sementara ini, masih ada sebagian warga yang belum mau di evakuasi. Dengan harapan, air surut dalam waktu yang cepat. Namun, petugas dan perahu bersiaga jika dibutuhkan warga,” katanya.
Kota Tangerang kembali dilanda banjir, sejak Minggu, 6 April 2025. Sebanyak 5 Kecamatan, yakni Kecamatan Kecamatan Cibodas, Kecamatan Pinang, Kecamatan Karang Tengah dan Kecamatan Ciledug, beberapa wilayahnya terendam banjir.
Reporter: Syaiful Adha
Editor: AGung S Pambudi











