PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Sedikitnya 8 pelajar dilaporkan pingsan saat mengikuti upacara peringatan Hari Jadi Pandeglang (HJP) ke-151 yang digelar di Alun-alun Pandeglang. Cuaca terik yang menyengat di tengah upacara diduga menjadi salah satu penyebab kelelahan yang dialami para pelajar tersebut.
Para siswa yang pingsan langsung mendapat penanganan medis. Beberapa di antaranya harus ditandu menuju tenda pelayanan kesehatan yang telah disiapkan di sisi alun-alun, sementara lainnya dipapah oleh rekan-rekannya menuju tim medis.
Pantauan di lokasi, para pelajar yang sempat tak sadarkan diri itu telah siuman. Mereka tampak duduk di area tenda medis dengan wajah lemas dan masih terlihat kelelahan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, cuaca yang terik serta kondisi fisik siswa yang kelelahan diduga menjadi penyebab mereka tumbang saat upacara berlangsung.
“Iya, banyak pelajar yang pingsan saat upacara Hari Jadi Pandeglang. Di tengah-tengah upacara, mereka pingsan, dan langsung kami gerak cepat dibawa ke tenda pelayanan,” kata Susi, Tenaga Medis Puskesmas Majasari, Kamis, 10 April 2025.
Ia menjelaskan, penyebab sejumlah pelajar pingsan. Mayoritas siswa hanya mengalami kelelahan, dan ada juga yang belum sempat sarapan.
“Aman sih, cuma pada lemas saja. Iya, ada yang belum sarapan juga, jadi kami bopong dibawa ke tenda,” katanya.
Setelah dibawa ke tenda medis, para pelajar yang pingsan langsung diberi obat sesuai keluhan masing-masing.
“Kami menyediakan obat-obatan yang sederhana, seperti pereda nyeri dan parasetamol,” tandasnya.
Editor: Merwanda











