KABUPATEN TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Penyakit kanker payudara merupakan jenis kanker yang paling berkembang pada jaringan payudara dan biasanya dimulai di saluran susu (duktal) atau lobulus penghasil susu.
Penyakit kanker payudara sering menyerang pria dan wanita. Namun kanker ini jauh lebih umum ditemukan pada wanita.
Berdasarkan dari hasil data Globocan tahun 2022. Dimana, kanker payudara peringkat pertama sebagai jenis kanker terbanyak di Indonesia, dengan jumlah kasus mencapai 66.271 dan bisa meningkat setiap tahunnya.
Dokter Spesialis Bedah Umum Onkologi pada Rumah Sakit Bethsaida, dr. Bajuadji, SpB (K) Onk, MARS, mengingatkan pentingnya deteksi kanker payudara sejak dini.
“Jadi, deteksi dini merupakan kunci utama dalam penanganan kanker payudara. Melalui skrining rutin seperti mammografi dan USG payudara, kita dapat menemukan kanker dalam tahap awal sehingga peluang kesembuhan bisa lebih tinggi,” ucap dr. Bajuadji, melalui keterangan tertulisnya yang dikutip RADARBANTEN. CO. ID, Minggu 13 April 2025.
Menurut dr. Bajuadji, gejala awal kanker payudara ini sering kali tidak disadari oleh masyarakat. Adanya benjolan atau penebalan di area payudara atau ketiak, perubahan pada ukuran, bentuk, atau tekstur kulit payudara menjadi tanda-tanda yang perlu diwaspadai oleh para kaum wanita.
Dimana ciri-ciri lain adalah adanya perubahan pada puting, seperti puting yang tertarik kedalam, keluarnya cairan berwarna merah, kuning, hijau bahkan hitam melalui puting, terjadi luka atau borok pada areola, perubahan bentuk dan ukuran pada payudara dan perubahan tekstur kulit menjadi kasar seperti kulit jeruk
“Ditambah nyeri yang terus-menerus di payudara juga merupakan sinyal penting untuk segera memeriksakan diri ke dokter,” pesannya.
Untuk itu kata dr. Bajuadji., kiranya masyarakat bisa mendiagnosis kanker payudara tersebut dengan serangkaian pemeriksaan yang akan dilakukan untuk memastikan keberadaan dan jenis kanker tersebut.
“Dengan konsultasi dengan dokter spesialis dirasa sangat penting untuk menentukan terapi terbaik bagi pasien,” ungkapnya.
Sementara itu, Direktur Rumah Sakit Bethsaida Gading Serpong dr. Pitono menambahkan bahwa di Rumah Sakit Bethsaida sendiri, pasien kanker payudara akan mendapatkan layanan komprehensif. Mulai dari deteksi dini hingga pengobatan.
“Jadi, kami sangat memahami pentingnya layanan onkologi yang lengkap dan terintegrasi, khususnya bagi wanita di klinik Bedah Umum Onkologi di RS Bethsaida Gading Serpong ini yang telah dilengkapi dengan fasilitas canggih untuk mendukung deteksi dini, diagnosis, hingga pengobatan kanker payudara secara komprehensif,” katanya.
Editor: Mastur Huda











