PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Seorang balita bernama Aqila meninggal dunia akibat terseret arus sungai Cikihiang yang tengah banjir akibat hujan deras di Kampung Kadu Beuluk, Desa Koranji Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pandeglang, Jumat, 19 April 2025, pukul 09.00 WIB.
Sebelum dinyatakan meninggal dunia, korban sempat dibawa ke Puskesmas Pulosari untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun nyawa korban tidak dapat diselamatkan karena memang terlalu lama tenggelam di dalam aliran sungai yang tengah mengalir deras sementara usianya baru 18 bulan.
Ketua Forum Komunikasi Kampung Siaga Bencana Banten, Beni Madsira mengaku, telah mendapatkan informasi dari anggotanya bahwa telah bencana banjir melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Pandeglang.
“Salah satunya di Kecamatan Pulosari. Banjir bukan hanya menyebabkan puluhan rumah banjir. Dan satu orang balita dilaporkan meninggal dunia akibat terseret banjir,” katanya kepada RADARBANTEN.CO.ID, Jumat, 18 April 2025.
Balita yang meninggal berusia 18 bulan bernama Aqila, warga Kampung Kadu Beuluk, Desa Koranji, Kecamatan Pulosari. “Korban meninggal karena tenggelam dan terseret arus sungai kurang lebih sejauh 1 kilometer,” katanya.
Setelah ditemukan, korban oleh warga dan Anggota Polsek Pulosari langsung dilarikan ke Puskesmas Pulosari. “Namun nyawa korban tidak dapat diselamatkan,” katanya.
Editor: Abdul Rozak











